Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Tenaga Kesehatan Provinsi Jawa Timur Siap Bersaing dalam MEA

    JAKARTA,TN~ "Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bagi tenaga kesehatan perlu dilihat sebagai suatu peluang dan bukan hambatan bagi Indonesia", demikian disampaikan Direktur Kerja Sama Ekonomi ASEAN (KSEA) pada kegiatan "ASEAN Untuk Rakyat: Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Kesehatan Indonesia untuk Menembus Pasar ASEAN" di Surabaya, 21 Maret 2017.

    Direktur KSEA kembali menekankan bahwa MEA tidak membebaskan pergerakan tenaga kesehatan profesional tetapi memfasilitasi pertukaran informasi, mempromosikan pengadopsian best pratices, serta menyediakan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan melalui pendidikan dan pelatihan. Saat ini, ASEAN memiliki 3 (tiga) Mutual Recognition Arrangement (MRA) yang terkait dengan profesi kesehatan, yakni dokter, dokter gigi, dan perawat.

    Kegiatan "ASEAN Untuk Rakyat: Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Kesehatan Indonesia untuk Menembus Pasar ASEAN" merupakan salah satu rangkaian kegiatan perayaan HUT 50 ASEAN yang bertujuan untuk membumikan ASEAN ke tingkat akar rumput, menumbuhkan perasaan "we feeling" ASEAN sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan peluang dari pembentukan MEA.

    Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 peserta dari Asosiasi Kesehatan, Akademisi, dan Organisasi Kemahasiswaan di Surabaya serta menghadirkan narasumber Ade Petranto, Direktur KSEA Kementerian Luar Negeri, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh One Widyawati SKM, MKes, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes, Kepala Pusat Perencanaan & Pendayagunaan SDM Kesehatan, Kementerian Kesehatan, dan Dr. drg. Laksmi Dwiati MHA, Wakil Ketua I Konsil Kedokteran Indonesia.

    Dengan 253 institusi lembaga kesehatan, Provinsi Jawa Timur siap mencetak tenaga kesehatan yang mampu bersaing dengan tenaga kesehatan dari negara anggota ASEAN lainnya. Provinsi Jawa Timur sendiri sudah mengambil langkah kebijakan yang bertujuan untuk menguatkan pelayanan kesehatan dan mengembangkan sistem teknologi dan informasi untuk mampu bersaing dalam MEA. Mengubah mindset MEA sebagai peluang merupakan kunci utama bagi tenaga kesehatan dalam memenangkan persaingan dalam MEA.


    #Gan/Humas Dit. KSEA 

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728
    Selamat datang di Website www.tanamonews.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Indra Afriadi