Ticker

6/recent/ticker-posts

Modal Asing Masuk, Rupiah Tambah Perkasa

Rp6,8 Triliun Modal Asing Masuk RI, Rupiah Tambah Perkasa


Tanamonews.com | Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat modal asing masuk ke Indonesia pada awal 2019 mencapai Rp6,8 triliun. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo mengungkapkan, hal itu juga mempengaruhi pergerakan nilai tukar Rupiah yang untuk Minggu pertama pada Januari 2019 cukup baik.

Saat ini nilai tukar Rupiah berada di Rp 14.060 per dolar AS. Dody Budi Waluyo mengatakan, aliran modal asing ke RI tersebut merupakan dampak dari kondisi perekonomian global saat ini. Khususnya, keputusan positif dari antisipasi perang dagang AS-China. Menurutnya, kondisi tersebut mampu membuat rupiah menguat awal tahun ini. 

"Kalau kita lihat inflow-nya sendiri netto sampai dengan minggu pertama Rp6,8 triliun ekuivalen, masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN), saham, obligasi korporasi dan SBN syariah. Kinerja rupiah baik, Ini gambaran positif membuat rupiah mengalami apresiasi 1,8 persen. Kemudian kalau kita melihat statement dari The Fed cukup dovish artinya mereka masih menimbang untuk kenaikan Federal Funds Rate (FFR) tahun depan. Itu akan menenangkan pasar keuangan secara keseluruhan," ujarnya di Gedung BI Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Dody menambahkan, Bank Indonesia akan terus menjaga fundamental level nilai tukar rupiah pada tahun ini. Sebab, dalam jangka pendek ketidakpastian global diperkirakan masih terjadi. 

"BI melihatnya jangka pendek dulu ya, karena kita melihat ketidakpastian atau uncertainty-nya masih ada dari sisi global, pertama kalau kita melihat perekonomian di Eropa sendiri masih akan bias ke bawah. Kenaikan suku bunga bank sentral AS, The Fed, masih akan terjadi tahun ini tapi frekuensinya kemungkinan lebih kecil dari perkiraan di awal tahun. China juga mengoreksi pertumbuhan ekonominya. Kebijakan kemarin melakukan pemotongan reserve requirement itu salah satu bagian mereka menahan perlambatan ekonominya," katanya. itu salah satu bagian mereka menahan perlambatan ekonominya," katanya.[celebestoonews.com]

Penulis : Rivo Labbaika
Sumber : [celebestoonews.com]
Jaringan Berita : Aliansi Jurnalistik Online Indonesia
Tag/Hyperlink : Rupiah, Dolar AS, BI

Posting Komentar

0 Komentar



Tanamo News TV Channel




Welcome to Tanamo News.com