Program Listrik Pedesaan Sumbar Diresmikan Lewat Vicon, Dimasa Pandemi Covid-19 - Tanamonews.com
  • Breaking News

    Program Listrik Pedesaan Sumbar Diresmikan Lewat Vicon, Dimasa Pandemi Covid-19

    H. Gusmal : Kabupaten Solok Dapat Jatah 55 Pelanggan Baru Dari PLN

    Arosuka - Dalam duka pandemi wabah Covid-19, kabar gembira juga menghampiri sebahagian masyarakat Kabupaten Solok, dimana sebanyak 55 pelanggan baru, yakni 40 pelanggan di Jorong Lubuak Rasam Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin dan 15 pelanggan lagi di Jorong Tigo Jangko Nagari Tanjung Balik Sumiso Kec. Tigo Lurah dapatkan bantuan aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Program Listrik Pedesaan Propinsi Sumatera Barat (Sumbar).


    Tanamonews | Terkait bantuan tersebut, Bupati Solok H. Gusmal, SE. MM berikan ucapan terimakasih kepada PLN Pada peresmian dan penyalaan program listrik pedesaan di Propinsi Sumbar melalui Video Conference dengan Executive Vice President (EVP) Pengembangan Regional Sumatera PLN Budi Pangestu, General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar Bambang Dwiyanto, Kadis ESDM Prov. Sumbar diwakili oleh Kabid Energi dan ketenagalistrikan Hermi, beserta Bupati 50 Kota, Agam, Pessel dan Mentawai di Guest House Aro Suka. Rabu (29/04/2020).

    “Saya atas nama pemerintah daerah ucapkan terimakasih kepada PLN yang telah membantu menyediakan listrik di beberapa daerah kab. Solok. Karena melalui program ini, Alhamdulillah ada dua nagari kami yang mendapat bantuan pembangunan listrik desa antara lain Jor. Lubuak Rasam Nag. Surian Kec. Pantai Cermin (jumlah pelanggan 40) dan Jor. Tigo Jangko Nag. Tanjung Balik Sumiso Kec. Tigo Lurah (jumlah pelanggan 15),” ucap H. Gusmal.

    Dilain sisi, Bupati Solok juga menyampaikan, bahwa dari 74 nagari di Kab. Solok, masih ada satu nagari yang belum teraliri listrik, yakni Nagari Garabak Data. Untuk itu dirinya (H. Gusmal-red) berharap nantinya seluruh nagari dan daerah di Kab. Solok semuanya dapat teraliri listrik sehingga memudahkan perekonomian masyarakat.

    “Pemerintah daerah bertekad akan selalu memfasilitasi PLN dalam rangka menyediakan listrik di daerah terpencil agar masyarakat daerah terpencil dapat menikmati listrik”, dan kepada yang telah tealiri listrik untuk dapat menjaga hasil dari program yang telah dilaksanakan,” tuturnya menambahkan.

    Sementara, sebelumnya Budi Pangestu falam sambutannya juga berterima kasih atas dukungan seluruh stackholder terkait yang telah membantu kelancaran program pengadaan listrik di desa/nagari ini sehingga dapat terlaksana dengan lancar

    “Untuk kedepan kita memiliki target pencapaian rasio elektrifikasi hingga 100% di wilayah Sumbar,” sebutnya

    Dijelaskan, bahwa dirinya akan terus melakukan kerjasama dan bersinergi bersama pemerintah dan unsur terkait dalam mewujudkan penerangan diseluruh wilayah Prov. Sumbar, karena untuk tahap ini, baru ada 5 (lima) kabupaten di Prov. Sumbar yang mendapat bantuan program listrik desa ini, diantaranya Kab. Solok (55 pelanggan), Kab. Kepulauan Mentawai (156 pelanggan), Kab. Agam (77 pelanggan), Kab. 50 Kota (15 pelanggan) serta Kab. Pesisir Selatan.

    Untuk itu diharapkannya kepada pemerintah Provinsi dan kab/kota untuk dapat memberikan izin akses transportasi material dan tenaga kerja akibat pemberlakukan PSBB agar program ini dapat terus berjalan dengan baik, dengan sosialisasi dari pemerintah daerah kepada masyarakat terkait dengan izin untuk pembangunan jaringan listrik PLN. Papar Budi.

    Begitupun dengan Kadis ESDM Prov.Sumbar melalui Kabid energi dan ketanagalistrikan menyebutkan, bahwa pembangunan jaringan listrik tersebut sesuai dengan program PLN yang memperioritaskan terlebih dahulu bagi masyarakat kurang mampu dan daerah terpencil untuk menyediakan listrik

    Dimana, tujuannya adalah untuk menjamin ketersediaan listrik bagi masyarakat dengan harga yang wajar demi kesejahteraan masyarakat.

    “Untuk diwilayah Sumbar kita sangat membutuhkan perluasan listrik, maka dari itu kita mengajak seluruh kepala daerah agar dapat terus memfasilitasi PLN agar dapat menyediakan listrik hingga ke pelosok daerah (seperti fasilitas jalan dan jembatan yang memadai untuk mobilitas angkutan material),” harap Hermi.

    Begitupun untuk daerah pedalaman yang hanya ditinggali oleh beberapa KK dan belum dijangkau listrik, juga akan diberikan bantuan listrik bertenaga surya atau pengembangan listrik bertenaga kecil.

    Setiap tahunnya pemerintah provinsi selalu menyediakan anggaran untuk penyediaan listrik di daerah terpencil di wilayah Sumbar, karena Pemrov akan selalu berusaha bergandengan dengan pemerintah pusat dalam rangka mewujudkan kebutuhan listrik bagi masyarakat di Sumbar, pungkasnya. (1n*humas-humas)

    Tidak ada komentar

    Selamat datang di Portal Berita www.tanamonews.com : Legalitas perusahaan media SIUP. No. SK 0075/03.07/MK/SIUP/V/2017-TDP. No. : 03.07.3.58.05437-IG. No. SK : 1078/IG-NI/DPMPTSP/V/2017 - NPWP. Badan : S-4488KT/WPJ.27/KP.0403/2017 - Diskominfo : 555.166/Diskominfo/IV-2017-Surat Domisili : 470/44/APK-IV/2017. Bank Nagari : 2100.0210.45535-821039217 dan BRI : 5466-01-017035-53-8 a/n Pt. Tanamo Media Inter Pers, atas nama segenap redaksi dan Pimpinan Pt. Tanamo Media Inter Pers, mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner, Pendiri dan Direksi : Indra Afriadi dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza