Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Tanah Datar Apresiasi perkembangan KPN Syariah Tuah Sepakat

TANAHDATAR, TANAMONEWS - SUMBAR | Bupati Tanah Datar diwakili Plh. Sekda Edi Susanto menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Syariah Tuah Sepakat saat menghadiri  Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2020 di Gedung Nasional Maharajo Dirajo Batusangkar, pada Rabu 31 Maret 2021.

“Apresiasiasi kami sampaikan terhadap proses konversi dari konvensional menjadi koperasi berbasis syariah. Dari 30 KPN di Tanah Datar, 6 KPN sedang konversi dan KPN Tuah Sepakat termasuk cepat prosesnya. Ini tentunya berkat kerja keras pengurus beserta karyawan dan didukung penuh anggota,” sampai Edi Susanto.

Edi Susanto berharap dengan peralihan ini menjadi semangat baru KPN Syariah Tuah Sepakat untuk lebih maju dan membuat anggota menjadi lebih sejahtera. “Peralihan menjadi koperasi syariah diharapkan KPN lebih maju dengan dukungan anggota. Semoga keuntungan bersama yang diraih menjadi berkah,” harapnya.

Edi juga apresiasi laporan keuangan KPN Syariah Tuah Sepakat tahun 2020 mendapat prediket Wajar Tanpa Pengeculian yang diaudit oleh lembaga yang kompeten.

“Di usia yang relatif sangat muda menjalani sistem syariah, KPN Tuah Sepakat begitu pesat kemajuannya, semoga ke depan terus berkembang,” sampai Nasfizar yang juga menjadi Dewan Pengawas Syariah bersama Arif Zunzun Maizal.

Nasrizal juga berharap dukungan pemerintah daerah untuk menggiatkan kembali perkoperasian di Tanah Datar.

“Tanah Datar tercatat sekitar 200 koperasi namun ada yang tidak aktif. Dengan dukungan pemerintah daerah kita hidupkan kembali koperasi dan kami juga target untuk menjadikan koperasi di Tanah Datar menjadi koperasi syariah, sehingga usahanya halal dan berkah,” ungkapnya.

Sebelumnya Ketua Pengurus KPN Syariah Tuah Sepakat Periode 2020-2022 Masni Yuletri menyampaikan agenda RAT yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban keuangan tahun buku 2020 dan rencana kerja tahun 2021.

“Sesuai amanah yang diterima, pengurus dan karyawan sudah melakukan proses konversi dari konvensional ke sistem syariah. Mulai dari sosialisasi dari MUI Tanah Datar, pendampingan dan pelatihan bagi karyawan dan memperbaharui seluruh akad pembiayaan anggota. Ini tentunya berkat dukungan kita bersama,” sampai Masni.

“Dengan peralihan ke sistem syariah, ada 113 anggota baru. Secara kumulatif tidak bertambah dibanding tahun lalu dengan jumlah anggota 620 orang, karena ada juga yang keluar sebanyak 113 orang dengan berbagai sebab di antaranya meninggal dunia, pindah tugas, permintaan sendiri dan dikeluarkan karena tidak aktif, Namun secara periodik, anggota yang masuk cukup banyak mulai dari bulan Juni semenjak beralih ke syariah,” terang Masni yang juga Kabag Perekonomian ini.

Untuk pembiayaan terjadi kenaikan sebesar 21 persen dari Rp.9,4 miliar menjadi Rp.11,4 miliar sementara Sisa Hasil Usaha turun dari Rp.1.051.287.034 menjadi Rp.738.937.321,-

“SHU tahun ini turun dibanding tahun lalu karena koperasi sudah memberikan kesejahteraan lebih awal kepada anggota  berupa kenaikan THR dari Rp.1,2 juta menjadi Rp.1,5 juta dan juga proses ulang akad pembiayaan menjadi syariah. Secara angka memang turun tetapi dari segi anggota yang sedang melakukan pembiayan menguntungkan dengan berkurangnya beban, margin yang dihitung adalah sisa pokok yang tinggal saat dilakukan konversi,” terangnya lagi.

Turut hadir pada kesempatan itu Sekretaris Pengurus Ardiwan dan Bendahara Aji Sagitarius Risa.

Pada RAT KPN yang memakai moto SIGAP (Syariah, Ikhlas, Gesit, Amanah dan Peduli) juga diberikan reward kepada bendahara yang tepat waktu menyetor, anggota terbanyak berbelanja di toko swalayan Kito dan anggota terbanyak simpanan bajapauik serta juga ada pembagian door prize. (Adi)

Posting Komentar

0 Komentar

"Upaya Pemprov Sumbar Membangkitkan Ekonomi dimasa Pandemi Covid-19"





Welcome to Thank's