Tanamonews.com, Dharmasraya – Hari Raya Idul Fitri sejatinya adalah momen kemenangan, namun bagi masyarakat Nagari Lubuk Karak, kemenangan itu masih harus ditempuh dengan perjuangan fisik yang luar biasa. Di tengah gema takbir yang bersahutan, warga masih harus berjibaku melewati rintangan alam demi menunaikan ibadah salat Id berjamaah. (22/03/26)
Kondisi ini memotret keteguhan iman sekaligus harapan besar yang dititipkan di pundak kepemimpinan daerah. Dikutip dari akun faceebok Wali Nagari Lubuk karak. Wali Nagari Lubuk Karak mengungkapkan getaran hati warganya yang merindukan kemudahan dalam beribadah dan beraktivitas.
"Kita semua berdoa, semoga Idul Fitri kali ini menjadi yang terakhir kalinya masyarakat harus berpayah-payah melawan halangan alam demi menuju lapangan salat," ungkapnya dengan nada penuh harap. Secercah cahaya mulai tampak di ufuk. Ucapan terima kasih yang mendalam disampaikan kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani yang telah bergerak cepat mengalokasikan pembangunan jembatan yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan.
Bagi warga Lubuk Karak, jembatan tersebut bukan sekadar beton dan baja, melainkan "urat nadi" kehidupan yang akan menyambung silaturahmi, pendidikan, dan ekonomi mereka. Namun, perjuangan belum tuntas. Sebagai representasi suara rakyat, pihak Nagari menaruh harapan besar agar pembangunan ini tidak berhenti di satu titik.
Mengingat geografis wilayah yang menantang, keberadaan 'Jembatan Kedua' di masa mendatang menjadi impian kolektif agar tidak ada lagi isolasi fisik yang menghambat denyut nadi keseharian masyarakat. "Terima kasih Ibu Bupati atas kepeduliannya. Kami bermimpi, di hari raya berikutnya, langkah kaki anak-anak kami menuju masjid atau sekolah tak lagi dicegat derasnya arus atau rusaknya jalan.
Semoga kebijakan ini berlanjut hingga seluruh akses kami merdeka sepenuhnya," tutup pesan tersebut dengan penuh haru. Dukungan pemerintah daerah saat ini menjadi bukti bahwa suara dari pelosok Nagari tidak hanya didengar, tapi dijawab dengan kerja nyata. Kini, warga Lubuk Karak menatap masa depan dengan optimisme, menanti hari di mana mereka bisa merayakan hari kemenangan dengan kemudahan yang hakiki.(DR)







0 Komentar