Tanamonews.com – Sebuah tonggak sejarah baru dalam penegakan hukum di Sumatera Barat resmi dipancangkan. Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, tampil sebagai sosok sentral yang memukau saat menerima penghargaan bergengsi dalam momentum peresmian 1.265 Pos Bantuan Hukum (Posbakum) desa, kelurahan, dan nagari se-Sumatera Barat yang digelar khidmat di Auditorium Gubernuran, Senin (30/3/2026).
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menerima penghargaan dari Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, didampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Sebuah pengakuan atas komitmen tuntasnya 100% Posbakum di seluruh Nagari di Kabupaten Dharmasraya. Hadir langsung bersama Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, dan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah beserta uda Vasko sang wagub.
Kehadiran Bupati Annisa menegaskan posisi strategis Kabupaten Dharmasraya sebagai garda terdepan dalam mewujudkan akses hukum yang inklusif. Penghargaan yang diterima merupakan bentuk pengakuan atas komitmen luar biasa Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam menghadirkan keadilan hingga ke tingkat paling bawah.
Keadilan: Hak Rakyat, Kewajiban Pemimpin
Dalam narasi yang penuh empati, Annisa Suci Ramadhani menekankan bahwa keadilan adalah hak asasi yang tidak boleh terhalang oleh jarak maupun keterbatasan ekonomi. Baginya, tuntasnya pembentukan Posbakum hingga 100 persen di seluruh nagari Dharmasraya adalah janji suci yang telah ditunaikan.
"Negara harus hadir dalam rupa yang paling nyata. Melalui Posbakum, kita memastikan bahwa hukum tidak hanya tajam ke bawah, tetapi justru menjadi pelindung yang memeluk masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan," tutur Annisa dengan penuh keyakinan.
Harmonisasi Hukum dan Kearifan Lokal
Sebagai pemimpin muda yang progresif namun tetap berakar kuat pada adat, Annisa sangat mendukung visi Menteri Hukum mengenai penyelesaian sengketa berbasis kearifan lokal melalui pendekatan mediasi yang melibatkan Ninik Mamak dan alim ulama.
Filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah diwujudkan secara fungsional melalui fungsionalitas Posbakum. Ia ingin sengketa antarwarga diredam dengan musyawarah sebelum sampai ke meja hijau, menjaga kohesi sosial tetap rekat di bumi mekar Ranah Cati Nan Tigo.
Garda Terdepan di Bumi mekar Ranah Cati Nan Tigo
Kehadiran Bupati Annisa Suci Ramadhani dalam peresmian ini mengirimkan pesan kuat: Bahwa Dharmasraya siap menjadi barometer pelayanan publik yang inklusif.
Kini, masyarakat tidak perlu lagi merasa "kecil" di hadapan hukum. Informasi, konsultasi, hingga pendampingan litigasi kini tersedia gratis, sedekat jarak antara rumah warga dengan kantor nagari. Fajar keadilan telah menyingsing di Ranah Minang, dan Annisa Suci Ramadhani memastikan cahaya itu menyentuh setiap jiwa tanpa terkecuali, hingga ke pelosok nagari terjauh di Dharmasraya. (Red)







0 Komentar