Tanamonews.com, Dharmasraya (Asam Jujuhan) – Ada getar kegembiraan yang tak biasa di wajah warga Asam Jujuhan, Sabtu (28/03/2026).
Ibarat musafir yang menemukan setetes air di tengah gersangnya padang pasir, begitulah gambaran sukacita yang meluap saat Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menjejakkan kaki di negeri paling selatan Ranah Cati Nan Tigo ini.
Dikutip dari Akun faceebok warga kecamatan Asam jujuhan Dharmasraya dan dari berbagai sumber. Kehadiran pemimpin yang akrab disapa Caca ini bukan sekadar kunjungan kerja formal, melainkan sebuah jawaban atas penantian panjang masyarakat yang merindukan sentuhan pembangunan di garis batas kabupaten.
Jejak Manis di Ujung Negeri
Tokoh masyarakat Alahan Nan Tigo, JA Dt. Malayu, mengungkapkan betapa kehadiran bupati sangat dinantikan. "Kami ingin ada kenangan manis yang ditinggalkan bagi anak cucu kami di Asam Jujuhan," tuturnya dengan nada penuh harap.
Harapan itu bukan tanpa alasan. Masyarakat masih ingat betul bagaimana tahun lalu kehadiran Bupati di Sinamar berhasil mendirikan tower telekomunikasi yang kini memerdekakan warga dari isolasi sinyal. Kini, harapan serupa hinggap di pundak Nagari Alahan Nan Tigo dan Lubuk Besar.
Mengalirkan Ekonomi, Menata Destinasi
Melalui diskusi hangat yang digelar malam sebelumnya, masyarakat telah menitipkan "peta mimpi" mereka. Menanggapi hal itu, Bupati Caca membawa kabar segar: pembangunan Los Pasar di Jorong Batu Kangkung akan segera direalisasikan.
Kepala Dinas Kumperdag Dharmasraya mengonfirmasi bahwa anggaran sebesar Rp346 juta telah disiapkan, dengan target pengerjaan dimulai pada Mei 2026.
Tak hanya pasar, sektor wisata pun dipoles. Objek wisata Lubuk Malintang akan segera dilengkapi fasilitas MCK dan tempat ibadah melalui anggaran Rp100 juta, demi kenyamanan para pelancong yang ingin menikmati asrinya alam Asam Jujuhan.
Menaklukan Bukit Hujan: Antara Nyali dan Kepedulian
Perjalanan menuju Lubuk Besar adalah ujian nyali. Jalur ekstrem via Bukit Hujan—yang dikenal dengan cuacanya yang tak menentu—membuat jalanan seringkali berubah menjadi medan yang licin dan berbahaya bagi para sopir. Namun, Bupati Caca memilih untuk melaluinya demi merasakan langsung denyut kesulitan rakyatnya.
Di GOR Nagari Lubuk Besar, di tengah suasana Halal bi Halal yang syahdu, Bupati mengumumkan kabar yang memicu tepuk tangan riuh: perbaikan jalan Bukit Hujan akan dieksekusi awal April 2026 dengan anggaran fantastis sebesar Rp2,8 Miliar.
"Kita akan bangun rigid beton pada tanjakan-tanjakan kritis dan melakukan pengerasan jalan agar akses warga lebih aman dan nyaman," tegas Bupati. Selain itu, pengerasan jalan poros Sinamar-Sungai Limau sepanjang 2,7 km juga akan dilaksanakan tahun ini dengan dana Rp500 juta.
Sentuhan Kasih yang Menembus Relung Hati
Kunjungan ini semakin bermakna saat Bupati Caca berbaur dengan warga dalam kuis berhadiah "THR". Gelak tawa pecah, mencairkan suasana protokoler yang kaku. Di sela kebahagiaan itu, sisi lembut kepemimpinannya terpancar saat ia menyerahkan santunan kepada 68 anak yatim dan fakir miskin.
Salah seorang ibu penerima santunan, dengan mata berkaca-kaca, membisikkan syukur yang mendalam. "Bukan soal jumlahnya, tapi kehadiran Ibu Bupati di tengah kami yang jauh di pelosok ini sudah menjadi obat bagi hati kami. Kami merasa tidak dilupakan," ungkapnya lirih.
Dukungan untuk generasi muda pun tak luput dari perhatian. Bidang olahraga turut mendapat "kado" berupa pembangunan tribun lapangan sepak bola di Nagari Sungai Limau dan revitalisasi lapangan basket di Nagari Sinamar.
Sebuah Janji untuk Masa Depan
Meski rindu telah terobati dan asa kembali menyala, perjalanan belum usai. Masyarakat Asam Jujuhan tetap menaruh harapan besar agar tahun depan, akses penghubung menuju Koto Besar maupun konektivitas ke Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Muaro Bungo, bisa terealisasi.
Terima kasih, Ibu Bupati. Kehadiranmu hari ini telah menghapus dahaga pembangunan, namun kami tetap menunggumu kembali tahun depan—untuk merajut sisa mimpi yang belum terwujud di ujung selatan Dharmasraya.(Dimetri R)







0 Komentar