Tanamonews.com - Dukungan penuh Pemerintah Kota Solok dan masyarakat menjadi suntikan energi besar bagi KONI Kota Solok untuk menatap ambisi besar: menembus lima besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.
Tak hanya mengejar prestasi, Kota Solok juga memikul misi ganda sukses sebagai tuan rumah penyelenggara. Komitmen itu ditegaskan dalam rapat koordinasi antara KONI dan pemerintah daerah yang dinilai menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan atlet sekaligus penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut. Ketua Umum KONI Kota Solok, H. Rudi Horizon, mengungkapkan pihaknya kini mengedepankan pembinaan atlet berbasis data dan performa, bukan sekadar jumlah.
“Kita targetkan masuk lima besar. Atlet yang dikirim benar-benar hasil seleksi ketat, dilihat dari potensi, mentalitas, dan rekam jejak prestasi,” tegasnya, Kamis (30/4/2026). Dari 41 cabang olahraga yang aktif, tercatat sekitar 620 atlet. Namun setelah proses verifikasi dan pemantauan, jumlah yang akan diberangkatkan diperkirakan sekitar 420 orang, termasuk pelatih. Untuk menggapai target tersebut, KONI telah menyiapkan berbagai strategi, mulai dari monitoring latihan, tes fisik berkala, hingga training camp terpusat jelang Porprov.
“Pembinaan kita lakukan berjenjang. Kesiapan fisik, teknik, hingga mental atlet menjadi prioritas utama,” tambah Rudi. Keberhasilan tidak akan tercapai tanpa kolaborasi semua pihak. “Dukungan pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen menjadi energi besar bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi olahraga di Kota Solok. ”Pemko Pastikan Dukungan Penuh. Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, memberikan apresiasi atas konsistensi KONI dalam membina atlet dari usia dini hingga tingkat prestasi.
Capaian yang diraih hari ini tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah daerah dan insan olahraga. “Terima kasih kepada KONI yang terus bekerja keras. Ini hasil dari kolaborasi yang baik,” ujarnya. Wako mengungkapkan bahwa keinginan Kota Solok menjadi tuan rumah Porprov sebenarnya sudah lama direncanakan, bahkan sejak masa kepemimpinan Wali Kota sebelumnya, Zul Elfian. Namun, rencana tersebut sempat tertunda akibat pandemi COVID-19.
“Dulu kita sudah siap, tapi tertunda pandemi. Sekarang kesempatan itu datang, dan harus kita sukseskan bersama,” tegasnya. Pemko memastikan sejumlah fasilitas olahraga telah disiapkan, di antaranya GOR Alimin Sinapa serta kawasan Bukit Garundun yang akan menjadi venue paralayang bahkan dinilai berstandar internasional. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, pemerintah tetap berkomitmen mencari solusi, termasuk melalui skema hibah dan koordinasi lintas OPD.
Lebih dari sekadar ajang olahraga, Porprov XVI 2026 juga dipandang sebagai momentum strategis untuk menggerakkan ekonomi daerah. “Ini bukan hanya soal prestasi, tapi juga peluang untuk mendorong pariwisata dan UMKM di Kota Solok,” jelas Wako Wako mengajak seluruh OPD dan masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam menyukseskan agenda besar tersebut. “Kita tidak ingin gagal sebagai tuan rumah. Ini momentum kebangkitan Kota Solok, baik dari sisi olahraga maupun ekonomi,” tutupnya.(YM)







0 Komentar