Tanamonews.com — Suasana pagi di Dusun Batur, Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, tampak hidup oleh semangat gotong royong antara warga dan Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga.
Di antara rindangnya pepohonan dan jalur yang tengah dibangun, anggota Satgas TMMD dan warga larut dalam kerja bersama. Saat matahari mulai merangkak naik, mereka telah berjibaku melakukan estafet ember berisi adonan material untuk pengecoran jalan.
Pemandangan di lapangan tak hanya menunjukkan ritme kerja yang cepat, tetapi juga suasana hangat yang menyertainya. Di sela aktivitas fisik yang cukup berat, tawa dan canda tetap mengalir. Wajah-wajah penuh peluh justru memancarkan semangat, mencerminkan bahwa percepatan pembangunan ini dijalani dengan kebersamaan yang kuat.
Metode estafet menjadi solusi efektif untuk mempercepat proses pengecoran. Tanpa bergantung sepenuhnya pada alat berat, distribusi material dilakukan secara manual namun terorganisir. Ember berpindah dari tangan ke tangan dengan ritme yang terjaga, membuat pekerjaan tetap berjalan cepat dan efisien.
Danramil 12/Karanganyar, Kapten Cke Kamiyono, S.H., M.H., menegaskan bahwa kunci percepatan pembangunan dalam TMMD terletak pada sinergi antara Satgas dan masyarakat. “Kalau dikerjakan bersama seperti ini, pekerjaan terasa lebih ringan dan tentu lebih cepat selesai. Inilah kekuatan gotong royong yang kita jaga dalam TMMD,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Pembangunan jalan di Desa Krangean menjadi salah satu sasaran penting untuk membuka akses yang lebih baik bagi warga. Kondisi jalan yang sebelumnya terbatas mendorong percepatan pengerjaan agar manfaatnya segera dirasakan, terutama untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Apa yang terlihat di lokasi bukan sekadar proses pembangunan fisik. Estafet ember yang terus mengalir, diiringi canda tawa, menjadi simbol bahwa percepatan tidak selalu harus berjalan kaku dan melelahkan. Dengan kebersamaan, pekerjaan berat terasa lebih ringan, dan target pembangunan dapat dicapai lebih cepat.
Di Dusun Krangean, percepatan pembangunan bukan hanya soal waktu, melainkan tentang semangat kolektif yang terus bergerak, dari satu tangan ke tangan lain, dari satu ember ke ember berikutnya, hingga jalan yang diimpikan benar-benar terwujud.







0 Komentar