Tanamonews.com – Upaya mewujudkan pendidikan anak usia dini yang lebih modern dan terintegrasi kini semakin nyata di Kota Bukittinggi. Melalui pemanfaatan teknologi digital, pemerintah daerah bersama kalangan akademisi menghadirkan inovasi yang memungkinkan pemantauan tumbuh kembang anak dilakukan secara lebih mudah, cepat, dan transparan.
Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran resmi aplikasi KATUMBA (Kartu Tumbuh Kembang Anak PAUD) dan Perpustakaan Digital 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KATH) yang berlangsung di Aula Balai Kota Bukittinggi, Rabu (3/6/2026) lalu.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Bukittinggi, Universitas Negeri Padang (UNP), dan UK Infitech dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan. Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak usia dini merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan berbagai inovasi untuk memastikan proses pemantauan dan pembinaan anak dapat dilakukan secara optimal.
Menurutnya, aplikasi KATUMBA hadir sebagai solusi digital yang memudahkan guru dan orang tua dalam memantau perkembangan anak secara lebih efektif dan terintegrasi. Sementara itu, Perpustakaan Digital 7 KATH dikembangkan sebagai sarana penguatan karakter melalui berbagai materi edukatif yang mendukung pembiasaan positif sejak usia dini. “Kami berharap inovasi ini dapat membantu meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak,” ujar Ibnu Asis.
Peluncuran program ini turut dihadiri jajaran pimpinan Universitas Negeri Padang, di antaranya Wakil Rektor I UNP, Prof. Refnaldi, S.Pd., M.Litt., serta Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNP, Dr. Asep Sujana Wahyuri, S.Si., M.Pd. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan daerah melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Albertiusman, menjelaskan bahwa aplikasi KATUMBA yang dikembangkan oleh Tim UK Infitech mengubah sistem pencatatan tumbuh kembang anak yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi berbasis digital.
Dengan sistem tersebut, data perkembangan anak dapat diakses dan dipantau secara lebih mudah oleh guru, orang tua, maupun pihak terkait sehingga proses evaluasi tumbuh kembang anak menjadi lebih efektif dan transparan. Selain itu, Perpustakaan Digital 7 KATH juga dihadirkan untuk mendukung peningkatan literasi, numerasi, serta pembentukan karakter anak. Platform tersebut menyediakan berbagai materi edukatif yang mendorong pembiasaan positif, mulai dari beribadah, beraktivitas fisik, bersosialisasi, hingga menerapkan pola hidup sehat dan bergizi.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang berkontribusi dalam pengembangan dan implementasi program. Penghargaan diberikan kepada Tim UK Infitech UNP sebagai pengembang aplikasi KATUMBA, Universitas Negeri Padang melalui program Kampus Berdampak, Direktur Sekolah Vokasi UNP, serta Diskominfo Kota Bukittinggi yang mendukung penyediaan infrastruktur server.
Penghargaan serupa juga diberikan kepada Dinas Kesehatan, DP3APPKB, dan Bapelitbangda Kota Bukittinggi atas dukungan dan sinergi yang diberikan selama proses pengembangan program. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan sektor teknologi, KATUMBA dan Perpustakaan Digital 7 KATH diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemantauan tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat pendidikan karakter generasi muda di Kota Bukittinggi secara berkelanjutan.







0 Komentar