PIMRED : ROBBY OCTORA ROMANZA (WARTAWAN UTAMA)

6/recent/ticker-posts
"SEBAR LUASKAN INFORMASI KEGIATAN DAN PROMOSI USAHA ANDA DISINI"

Pimpin DCL 2026, Sekda Medison Tegaskan Pesan Bupati Annisa: Wasit Harus Adil dan Berintegritas

Tanamonews.com, Dharmasraya – Denyut nadi sepak bola Kabupaten Dharmasraya bersiap mencatatkan sejarah baru. Menjelang kick-off akbar Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 yang dijadwalkan bergulir Sabtu (6/6/2026) mendatang, atmosfer kompetisi kian memanas dan penuh prestise.

Hadir di tengah-tengah perangkat pertandingan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dharmasraya, Medison, memberikan suntikan motivasi mendalam saat meninjau langsung agenda briefing akhir persiapan wasit di Sport Center Dharmasraya.

Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun dari akun Facebook Dinas Kominfo Kabupaten Dharmasraya, kehadiran Sekda Medison dalam agenda tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan untuk membawa misi besar dan menyampaikan pesan sakral dari Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani.

Titipan Pesan Bupati Annisa: Jaga Marwah Sepak Bola

Di hadapan puluhan pengadil lapangan, Sekda Medison menyampaikan instruksi langsung dan tegas dari Bupati Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni. Sebagai program unggulan yang diarsiteki oleh duet kepemimpinan daerah tersebut, marwah kompetisi ini bertumpu pada keadilan di atas lapangan hijau.

"Kami menyampaikan pesan khusus dari Ibu Bupati. Beliau meminta dengan sangat agar rekan-rekan wasit memimpin seluruh pertandingan dengan seadil-adilnya. Setiap peluit yang ditiup, setiap keputusan yang diambil, harus berdiri kokoh di atas aturan permainan (laws of the game) serta menjunjung tinggi sportivitas," ujar Medison membakar semangat para wasit, sebagaimana dikutip dari rilis resmi Kominfo Dharmasraya.

Medison menambahkan, integritas adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Apalagi, turnamen megah ini diprediksi akan menyedot perhatian masif dari masyarakat luas. "Integritas sangat diperlukan karena setiap pertandingan akan disaksikan oleh ribuan pasang mata. Mata publik akan mengawal setiap jengkal keputusan Anda," tegasnya.

Fondasi Sejarah Menuju Ikon Olahraga Daerah

Sebagai edisi perdana, DCL 2026 di bawah visi besar Bupati Annisa dirancang bukan sekadar turnamen musiman, melainkan sebuah cetak biru jangka panjang untuk masa depan olahraga Dharmasraya.

"DCL 2026 merupakan penyelenggaraan pertama, fondasi sejarah kita. Kami berharap tidak ada noda atau persoalan dalam penyelenggaraan, termasuk dari aspek kepemimpinan wasit. Suksesnya turnamen ini berada di pundak Anda semua. Jika kompetisi perdana ini berjalan mulus, DCL akan bertransformasi menjadi kalender tahunan resmi dan tumbuh sebagai ikon event olahraga kebanggaan Kabupaten Dharmasraya," urai Sekda dengan optimis.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menaruh kepercayaan penuh pada profesionalisme korps baju hitam yang bertugas. Namun, pengawasan ketat tetap berjalan demi memastikan kualitas kompetisi. "Di dalam lapangan, jalannya laga kami percayakan penuh kepada wasit. Kami yakin dengan pengalaman Anda. Sukses kepanitiaan, sukses pertandingan, dan sukses perwasitan adalah satu kesatuan. Jika ada kendala di lapangan, segera laporkan langsung kepada kami," pungkas Medison.

Skuad Wasit Elite: Garansi Netralitas Tanpa Kompromi

Komitmen pemda tersebut disambut kesiapan tempur dari Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Dharmasraya. Sekretaris Bidang Perwasitan Askab PSSI Dharmasraya, Septa Saiman, menegaskan bahwa mereka telah menyiagakan 36 wasit pilihan dengan rekam jejak mumpuni dan lisensi resmi.

"Kami menjamin netralitas total dan profesionalisme tanpa kompromi. Skuad perwasitan yang kami turunkan terdiri dari 2 wasit berlisensi C1 Nasional, 10 wasit berlisensi C2, dan sisanya berlisensi C3. Mereka adalah figur berpengalaman yang biasa memimpin ketatnya atmosfer Liga 2, Liga 3, Liga 4, hingga turnamen tarkam tensi tinggi," papar Septa seperti yang dipublikasikan oleh akun resmi Kominfo tersebut.

Demi menjaga objektivitas, Askab PSSI juga menerapkan sistem penugasan berlapis yang bersih dari konflik kepentingan. Wasit yang memimpin dipastikan steril dari ikatan emosional maupun wilayah dengan klub yang bertanding. "Sebelum peluit pertama dibunyikan, kami pastikan seluruh wasit berada dalam kondisi fisik prima, kesehatan optimal, dan mental baja. Keadilan dan independensi adalah janji kami untuk menyukseskan visi besar DCL 2026," kunci Septa mantap. Penulis : Dimetri Robby

Posting Komentar

0 Komentar





Selamat datang di Portal Berita, Media Online : www.tanamonews.com, atas nama Redaksi mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner and Founding : Indra Afriadi Sikumbang, S.H. Tanamo Sutan Sati dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza