Tanamonews.com, Dharmasraya – Memori kelam itu masih segar di ingatan warga Jorong Siraho dan Jorong Sungai Kapur, Nagari Lubuk Karak, Kecamatan Sembilan Koto. Belum lama berselang, setiap kali hujan deras mengguyur, kecemasan selalu menyergap hati para orang tua. Di wilayah terpencil Kabupaten Dharmasraya ini, pendidikan laksana asa yang terkepung oleh ganasnya alam. (02/07/26).
Untuk bisa sampai ke sekolah, anak-anak sekolah dasar di sana harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai Batang Siraho yang berarus deras.
"Kalau lah ado jambatan ko, lah sonang kini. Dulu babukak baju tinggal sarawa pendek lagikan, tu baronang sabaliek tuh (Kalau sudah ada jembatan ini, sudah senang sekarang. Dulu terpaksa buka baju, tinggal celana pendek, lalu berenang menyeberang sungai)," kenang seorang warga setempat dengan suara bergetar dalam bahasa daerah.
Jeritan hati itu bukan isapan jempol. Saat air sungai meluap hingga sedada orang dewasa, anak-anak terpaksa bolos sekolah. Bagi mereka yang nekat, pakaian harus ditanggalkan agar tidak basah, lalu tubuh mungil mereka harus melawan arus sungai demi sebuah buku dan cita-cita. Namun, cerita pilu dan tangis kekhawatiran itu kini resmi berakhir. Mentari baru telah terbit di atas Nagari Lubuk Karak.
Buah Lobi Agresif dan Hadiah Presiden Prabowo
Perubahan besar itu terwujud nyata pada pertengahan Juni lalu. Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, meresmikan langsung penggunaan Jembatan Armco (Jembatan Merah Putih) yang berdiri kokoh di atas Batang Siraho.
Hadirnya infrastruktur krusial ini merupakan buah dari gerak cepat dan lobi agresif Bupati Annisa ke pemerintah pusat. Usulan prioritas yang diajukannya langsung mendapat lampu hijau dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Lewat program kemanunggalan TNI AD, jajaran Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dan Kodim 0310/SSD bahu-membahu menyulap kecemasan warga menjadi kemudahan akses.
"Jembatan ini merupakan bentuk perhatian dan hadiah dari Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat Dharmasraya, khususnya warga Nagari Lubuk Karak. Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman," ungkap Bupati Annisa dengan mata berkaca-kaca saat mengingat perjuangan warga.
Peresmian bersejarah itu pun dihadiri oleh jajaran Forkopimda, mulai dari perwakilan Kodim Letda Magel Hendri, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, Camat Sembilan Koto Romi Rori, hingga tokoh masyarakat setempat.
Saat Tawa Anak SD Mencairkan Suasana Formal
Sore itu, di bawah langit Lubuk Karak, aroma tanah basah berpadu dengan beton segar jembatan baru. Namun, peresmian hari itu sama sekali jauh dari kesan seremonial yang kaku. Suasana formal seketika mencair menjadi ruang edukasi yang hangat saat Bupati Annisa melangkah maju dan memanggil anak-anak SD yang berdiri malu-malu di barisan depan.
Dengan senyum keibuannya yang khas, bupati perempuan ini melontarkan sebuah pertanyaan ceria. "Siapa yang tahu, jembatan ini pemberian siapa?" tanya Annisa. Seorang anak perempuan dengan seragam merah-putih langsung mengacungkan jari tinggi-tinggi. "Bapak Presiden Prabowo, Bu!" jawabnya polos. Jawaban spontan itu langsung disambut tepuk tangan riuh dan tawa gemas dari seluruh warga nagari dan pejabat yang hadir.
Sambil tersenyum lebar, Bupati Annisa langsung memberikan apresiasi. "Hebat sekali! Betul, ini program Bapak Presiden kita, Bapak Prabowo. Nanti hadiahnya Ibu kirim ya lewat Pak Camat. Sekarang, janji sama Ibu ya, rajin belajarnya, jaga jembatan ini, jangan dicoret-coret.
"Di atas jembatan itu, dialog-dialog edukatif mengalir hangat. Mulai dari pesan pahlawan hingga edukasi moral menjaga kebersihan lingkungan. Bagi anak-anak ini, momen tersebut bukan lagi sekadar menjawab pertanyaan pejabat, melainkan obrolan hangat dengan seorang ibu yang peduli pada masa depan mereka.
Janji yang Ditunaikan: Air Mata Berubah Jadi Binar Bahagia
Janji seorang pemimpin di atas Jembatan Armco itu bukan sekadar pemanis di atas panggung seremonial. Hanya berselang beberapa waktu, janji itu lunas ditunaikan. Melalui Camat Sembilan Koto, Romi Rori, paket hadiah dari Bupati Annisa berupa kelengkapan sekolah—mulai dari sepatu baru, tas, hingga buku tulis—telah sampai ke pelukan anak-anak Nagari Lubuk Karak.
Kebahagiaan dan rasa haru yang mendalam itu terekam jelas dalam unggahan video di akun Facebook milik Camat Romi Rori.Dengan wajah berseri-seri dan mata berbinar, anak-anak jorong mengabadikan momen penerimaan paket tersebut sembari menitipkan pesan cinta untuk sang bupati. "Assalamualaikum wr.wb. Terima kasih Ibuk Bupati atas kelengkapan sekolahnya, sudah saya terima dari Bapak Camat. Terima kasih," ucap salah seorang siswa dengan nada polos namun penuh rasa syukur.
Ucapan senada juga mengalir dari siswi lainnya. "Assalamualaikum wr.wb. Terima kasih Ibu Bupati atas kelengkapan sekolahnya, sudah Nada terima dari Bapak Camat. Terima kasih. "Bagi anak-anak yang tengah beranjak remaja ini, hadiah tersebut bukan sekadar materi belanjaan. Sepasang sepatu baru dan tas sekolah yang kini mereka dekap adalah bahan bakar motivasi, sebuah suntikan semangat yang membakar tekad mereka untuk rajin menuntut ilmu.
Jembatan Armco kini tegak berdiri bukan hanya sebagai penghubung dua daratan yang sempat terpisah oleh derasnya arus sungai. Jembatan ini telah menjadi saksi bisu kemanunggalan TNI, kepedulian pemerintah pusat, dan kehangatan hati seorang Bupati Annisa Suci Ramadhani yang memeluk erat masa depan generasi penerus bangsanya.
Di atas jembatan baru ini, langkah kaki anak-anak nagari lubuk karak kecamatan Sembilan Koto menuju sekolah kini terasa jauh lebih ringan, aman, dan penuh senyuman. Dari jorong terpencil ini, mimpi-mimpi mereka untuk menjadi dokter, guru, dan pemimpin masa depan kini terbang bebas tanpa perlu takut lagi tergulung arus sungai. Penulis : Dimetri Robby







0 Komentar