PIMRED : ROBBY OCTORA ROMANZA (WARTAWAN UTAMA)

6/recent/ticker-posts
"SEBAR LUASKAN INFORMASI KEGIATAN DAN PROMOSI USAHA ANDA DISINI"

Prosesi Malewakan Gala, Muhamad Syukur Dikukuhkan sebagai Datuk Godang Rajo

Tanamonews.com – Muhamad Syukur, S.Pd.I resmi menyandang gelar adat Datuk Godang Rajo dalam prosesi malewakan gala yang digelar di Balerong Kerapatan Adat Nagari (KAN) Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (13/7/2026).

Prosesi puncak ditandai dengan pemasangan saluak, penyematan keris, serta pengucapan sumpah dan ikrar sebagai penghulu. Dengan pengukuhan tersebut, Muhamad Syukur resmi bergelar Muhamad Syukur, S.Pd.I Dt. Godang Rajo sebagai penghulu Suku Piliang Laweh, Jorong Ampalu, Nagari Gurun.

Muhamad Syukur dikenal memiliki perjalanan panjang sebagai wartawan. Ia memulai profesinya sejak 1988, menjadi anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 1989, serta telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Muda dan Madya. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar periode 2009–2014, dengan amanah sebagai Ketua Fraksi Hanura dan Sekretaris Komisi II DPRD. 

Pada kesempatan tersebut, gelar penghulu juga diberikan kepada enam tokoh lainnya serta dua orang khatib. Mereka adalah Dr. Febby Dt. Bangso Kayo (Suku Koto), Muhammad Zidane Dt. Basa (Suku Patopang), Rio Antoni, SE Dt. Rajo Malano (Palancuang Tinggi), Amron Dt. Malano Nan Putiah (Payo Badar), Ambril Dt. Mangkuto Kayo Nan Kuniang (Patopang), Arif Budiman, SE, A.Md Dt. Rajo Endah (Patopang), serta M. Hafiz sebagai Khatik Malano Nan Putiah dan Richie sebagai Khatik Mangkuto Kayo Nan Kuniang.

Rangkaian alek malewakan gala berlangsung selama beberapa hari dan diisi berbagai kegiatan adat serta perlombaan, di antaranya Pacu Jawi, lomba kurung, lomba randang baluik, turnamen sepak takraw, tradisi membantai kerbau, pertunjukan randai, hingga hiburan KIM berhadiah.

Ketua KAN Gurun, Dr. H. Febby Dt. Bangso Kayo, menegaskan bahwa gelar datuk maupun khatib bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. "Ingatlah, gelar ini adalah titipan nenek moyang. Jangan jadikan ia alat untuk mencari kekuasaan atau keuntungan pribadi. Jadikanlah diri kalian sebagai panutan, penyelesai sengketa, dan penjaga marwah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah di tengah masyarakat," tegasnya. 

Sementara itu, Muhamad Syukur Dt. Godang Rajo mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk terus belajar kepada para ninik mamak serta menjalankan tugas sebagai penghulu dengan arif dan bijaksana. "Ini adalah kehormatan terbesar bagi saya dan keluarga. Saya berjanji akan belajar banyak dari para senior dan selalu hadir untuk membimbing kaum saya dengan bijaksana," ujarnya.

Posting Komentar

0 Komentar





Selamat datang di Portal Berita, Media Online : www.tanamonews.com, atas nama Redaksi mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner and Founding : Indra Afriadi Sikumbang, S.H. Tanamo Sutan Sati dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza