Tanamonews.com, Pessel — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan resmi menghadirkan layanan Computed Tomography Scan (CT Scan) di RSUD M. Zein Painan. Fasilitas tersebut menjadi CT Scan pertama yang tersedia di Kabupaten Pesisir Selatan.
Peresmian penggunaan alat dilakukan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Rabu (5/8/2026), setelah pelantikan Dewan Pengawas RSUD M. Zein Painan.
Kehadiran fasilitas diagnostik tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah itu.
Hendrajoni mengatakan, keberadaan CT Scan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat fasilitas kesehatan sekaligus memperpendek akses masyarakat terhadap pemeriksaan medis lanjutan.
“Ini merupakan sejarah baru bagi Pesisir Selatan. Untuk pertama kalinya kita memiliki alat CT Scan sendiri,” kata Hendrajoni.
Menurut dia, masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan CT Scan tidak lagi harus pergi ke rumah sakit di luar daerah, terutama Kota Padang.
Selain memudahkan akses, keberadaan alat tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemeriksaan dan diagnosis pasien. Hal itu menjadi sangat penting, terutama dalam penanganan kasus kegawatdaruratan.
Hendrajoni mengatakan, layanan CT Scan di RSUD M. Zein Painan akan beroperasi selama 24 jam.
Dengan pola pelayanan tersebut, pasien yang datang dalam kondisi darurat dapat segera menjalani pemeriksaan sesuai indikasi medis tanpa harus menunggu hingga jam pelayanan berikutnya.
CT Scan sendiri merupakan teknologi pencitraan medis yang memanfaatkan sinar-X dan komputer untuk menghasilkan gambaran detail bagian dalam tubuh.
Pemeriksaan tersebut dapat membantu dokter dalam mendeteksi berbagai kondisi medis, seperti stroke, perdarahan otak, cedera akibat kecelakaan, tumor, gangguan paru-paru, hingga kelainan pada organ dalam.
Direktur RSUD M. Zein Painan, dr. Donna Hamrita, mengatakan fasilitas yang tersedia merupakan CT Scan 16 slice.
Menurut Donna, perangkat tersebut dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan diagnostik pasien di RSUD M. Zein Painan, sesuai dengan indikasi medis.
“CT Scan 16 slice ini sudah dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan sesuai dengan indikasi medis dan ketentuan yang berlaku,” ujar Donna.
Ia menambahkan, layanan selama 24 jam menjadi salah satu keunggulan fasilitas tersebut karena dapat menunjang pemeriksaan pasien dalam kondisi kegawatdaruratan.
“Kasus seperti stroke maupun kecelakaan dapat segera menjalani pemeriksaan tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” katanya.
Sebelum adanya fasilitas ini, pasien Pesisir Selatan yang membutuhkan pemeriksaan CT Scan harus mendapatkan rujukan ke rumah sakit di Kota Padang atau daerah lainnya. Kini, masyarakat memiliki pilihan layanan diagnostik yang lebih dekat, sehingga diharapkan proses penanganan pasien dapat berlangsung lebih cepat dan pelayanan kesehatan di Pesisir Selatan semakin berkualitas.









0 Komentar