Tanamonews.com, Dharmasraya – Aura optimisme memancar kuat di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya pada Kamis malam (1/10/2026). Di bawah sorot lampu dan gemuruh asa para ksatria olahraga, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya secara resmi melepas kontingen terbaiknya untuk mengarungi gelanggang bergengsi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.
Acara pelepasan yang berlangsung khidmat sekaligus penuh gelora ini dipimpin langsung oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. Kehadiran pemimpin wanita pertama di Sumatera Barat tersebut, yang didampingi oleh unsur Forkopimda dan Ketua KONI Dharmasraya, menegaskan bahwa perjuangan para atlet bukan sekadar mengejar medali, melainkan sebuah misi kehormatan daerah.
Sentuhan Ibu dan Komitmen Nyata Bupati Annisa
Dalam sambutannya yang sarat motivasi, Bupati Annisa tidak hanya memosisikan diri sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai penyokong moral terbesar bagi para pejuang olahraga. Ia menyelipkan doa mendalam agar seluruh komponen kontingen senantiasa dinaungi kesehatan dan kelancaran untuk menumpahkan kemampuan terbaik mereka.
“Harapannya tentu atlet-atlet kita dan seluruh pendamping, baik pelatih, manajer maupun ofisial, diberikan kelancaran dan kesehatan, sehingga pulang membawa medali sebanyak-banyaknya,” ujar Annisa dengan nada optimis yang disambut tepuk tangan riuh.
Namun, Annisa tidak sekadar melemparkan retorika pembakar semangat. Pemkab Dharmasraya di bawah kepemimpinannya membuktikan komitmen konkret melalui garansi kesejahteraan. Secara visioner, ia mengumumkan alokasi anggaran fantastis senilai Rp1 miliar untuk bonus prestasi pada tahun anggaran mendatang. Menariknya, apresiasi ini dirancang dengan prinsip inklusif dan berkeadilan.
“Insyaallah kita anggarkan Rp1 miliar untuk bonus tahun depan. Mudah-mudahan bisa bertambah. Bonus ini tidak hanya untuk atlet, tetapi juga pelatih dan lainnya,” cetus Annisa. Ia menegaskan kembali bahwa ekosistem di balik layar juga penentu kemenangan. “Medali namanya bonus. Tapi tidak hanya atlet, pelatihnya juga, ketua cabornya juga,” tambahnya retoris.
Diplomasi CSR: Solusi Perluasan Anggaran Olahraga
Menyadari dinamika pembiayaan olahraga, Bupati Annisa menujukkan kapasitas kepemimpinannya dengan membuka ruang kolaborasi multisektor. Pemkab Dharmasraya kini tengah bergerak lincah memperluas dukungan pembiayaan di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Strateginya adalah merangkul dunia usaha dan perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di Ranah Cati Nan tigo.
Langkah taktis ini menjadi jaring pengaman, terutama bagi cabang olahraga (cabor) yang tetap gigih berangkat secara mandiri. Formulasi ini membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan Annisa, tidak ada atlet yang berjalan sendirian demi mengharumkan nama daerah.
Maksimalisasi Anggaran dan Target Ambisius KONI
Gayung bersambut, Ketua KONI Dharmasraya, Aprisal Latif, menerjemahkan visi besar Bupati ke dalam target konkret di lapangan. Dengan kekuatan penuh berkekuatan 560 orang—terdiri dari 390 atlet tangguh serta 141 ofisial, pelatih, dan manajer—Dharmasraya secara berani membidik posisi Tiga Besar dalam klasemen akhir Porprov XVI Sumatera Barat.
"Total yang berangkat sekitar 560 orang. Dengan anggaran Rp500 juta, kita maksimalkan. Harapan kita sesuai dengan yang disampaikan Ibu Bupati tadi, mudah-mudahan kita bisa mencapai target tiga besar," tutur Aprisal Latif.
Dari total 37 cabor yang diterjunkan, terdapat dinamika menarik di mana 5 cabor di antaranya menunjukkan spartanitas tinggi dengan berlaga secara mandiri tanpa sokongan dana operasional penuh dari KONI maupun Pemda. Cabor-cabor mandiri tersebut meliputi Kriket, Sepak Bola, Woodball, Sambo, dan Floorball. Sementara itu, beberapa cabor andalan lainnya seperti Kabaddi, MMA, dan Muaythai dilaporkan telah lebih dulu bertolak menuju medan laga.
Untuk menyiasati kebutuhan logistik cabor mandiri ini, pihak KONI bergerak cepat menyelaraskan visi Bupati dengan mengajukan 15 proposal program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Jika terealisasi, dana tersebut akan langsung didistribusikan untuk membiayai kebutuhan operasional dan transportasi para atlet di lapangan.
Menjaga Sportivitas di Panggung Sumatera Barat
Perhelatan akbar Porprov XVI Sumatera Barat sendiri dijadwalkan membentang dari tanggal 2 hingga 14 Oktober 2026, yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Di akhir prosesi pelepasan, Bupati Annisa kembali menitipkan pesan mendalam.
Ia mengingatkan bahwa di atas podium juara, ada nilai yang jauh lebih tinggi untuk dijaga, yakni sportivitas dan marwah Kabupaten Dharmasraya. Prestasi gemilang yang diraih selama ini, menurut Annisa, merupakan manifestasi sinergi kasih sayang orang tua, peluh keringat pelatih, serta doa tulus masyarakat.
Kini, genderang perang di arena Porprov XVI telah resmi bertalu. Dengan dukungan totalitas pembiayaan, kepemimpinan protektif dari seorang Bupati Annisa, serta kegigihan ratusan atlet, Dharmasraya siap menghentak Sumatera Barat dan menjemput takdir mereka di jajaran papan atas.
Penulis : Dimetri Robby







0 Komentar