Tanamonews.com, Dharmasraya – fajar menyingsing di halaman Kantor Bupati Dharmasraya membawa keharuan yang mendalam, Rabu (28/10/2026). Tepat sebelum genderang Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 bertabuh, sebuah momentum emosional tersaji. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama jajaran Forkopimda secara simbolis menyalurkan beasiswa berprestasi senilai Rp110 juta kepada 211 siswa terbaik di ranah mekar ini.
Dana apresiasi ini bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Nagari, sebuah bukti nyata dari komitmen gotong royong membangun peradaban. Langkah taktis ini menjadi penegas dari visi besar Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. Sebagai kepala daerah perempuan pertama di Sumatra Barat, Annisa kembali menunjukkan kepiawaian kepemimpinannya (leadership) dengan tidak sekadar bertumpu pada keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Melalui diplomasi dan sinergi yang apik bersama dunia usaha, ia berhasil mengetuk pintu kepedulian korporasi demi masa depan anak-anak Dharmasraya. Ini adalah taktik akselerasi yang cerdas sekaligus menyentuh—mengawinkan modal finansial sektor swasta dengan mimpi-mimpi besar generasi muda. Suasana haru begitu terasa saat empat siswa melangkah maju mewakili rekan-rekannya menerima beasiswa. Mereka adalah simbol dari ketangguhan anak muda Dharmasraya yang menolak menyerah pada batas:
- Agnesia Zahra (SDN 07 Pulau Punjung) – sang maestro kelas yang sukses merengkuh gelar Juara Kelas Indonesia tingkat Provinsi.
- Mikhayla Tendra (SDN 08 Pulau Punjung) – yang lewat untaian kata dan imajinasinya berhasil menyabet Juara I Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) cabang mendongeng tingkat Kabupaten.
- Azami Isrianda (SMPN Unggul Dharmasraya) – sang atlet muda yang tangguh meraih Juara III Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang bulu tangkis tingkat Provinsi.
- Alfatih Ghazi Arenja (SMPN Unggul Dharmasraya) – pemikir muda yang sukses menduduki podium Juara I Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika tingkat Kabupaten.
Melihat pancaran mata mereka yang berbinar penuh harap, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Naldi, S.STP, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Ia menegaskan bahwa stimulus ini bukan sekadar hadiah materiil, melainkan sebuah pengakuan atas keringat, air mata, dan kerja keras para siswa sepanjang tahun 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Nagari atas dukungan dana CSR sebesar Rp110 juta ini. Ini adalah wujud nyata dari sinergi positif antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mengoptimalkan sumber pembiayaan pembangunan, khususnya di bidang pendidikan,” ungkap Naldi dengan nada bergetar penuh rasa syukur. “Kami berharap kolaborasi indah ini terus berlanjut agar semakin banyak anak-anak kita yang mendapatkan sayap untuk terbang tinggi meraih prestasi.”
Lebih dari sekadar angka ekonomi, kebijakan yang dinakhodai oleh Bupati Annisa Suci Ramadhani ini membawa pesan edukatif yang mendalam: bahwa setiap talenta, baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni, memiliki panggung dan dihargai setara di bumi Dharmasraya. Penghargaan ini dirancang untuk memantik api kompetisi yang sehat, merangsang efek domino agar siswa-siswa lain termotivasi menembus batas kemampuan mereka.
Di bawah langit Sumpah Pemuda, penyerahan beasiswa ini beralih rupa menjadi sebuah janji zaman. Dharmasraya di bawah kepemimpinan Annisa sedang menenun peradaban baru—mempersiapkan generasi emas yang tidak hanya cerdas secara kognitif, namun juga kokoh secara karakter dan siap bertarung di kancah global. Hari ini, sepotong asa telah ditanam, dan kelak, anak-anak inilah yang akan memimpin jalannya sejarah.
Penulis : Dimetri Robby







0 Komentar