Tanamonews.com, Dharmasraya – Komitmen nyata untuk merajut kemajuan di wilayah pinggiran kembali dibuktikan oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. Dengan visi pembangunan yang berkeadilan, pemimpin muda ini bergerak cepat menembus batas geografis, menggelontorkan anggaran fantastis senilai lebih dari Rp14 miliar untuk memacu infrastruktur di Kecamatan Asam Jujuhan.
Langkah berani ini tidak sekadar urusan semen dan batu, melainkan sebuah ikhtiar mulia untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. Saat ini, gerak roda pembangunan di Asam Jujuhan tengah berakselerasi tinggi.
Sebanyak enam proyek strategis berbasis APBD dan kolaborasi Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp6,7691 miliar sedang dikebut dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. Tidak berhenti di situ, Bupati Annisa secara visioner telah mengunci anggaran jumbo sebesar Rp8 miliar untuk Tahun Anggaran 2027 guna peningkatan kapasitas Jalan Sinamar–Sungai Limau.
Sentuhan Holistik: Dari Pelayanan Publik hingga Fasilitas Spiritual
Dedikasi Bupati Annisa di Asam Jujuhan mencerminkan kepemimpinan yang holistik—menyentuh aspek ekonomi, keamanan, pelayanan publik, hingga spiritualitas warga. Enam megaproyek yang sedang berjalan di akhir tahun 2026 ini meliputi:
- Peningkatan Keamanan Wilayah: Pembangunan Kantor dan Ruang Tahanan Polsubsektor Asam Jujuhan senilai Rp1,7304 miliar demi menjamin kondusivitas warga.
- Akselerasi Konektivitas Jaringan Jalan: Peningkatan Jalan Sungai Limau–Batu Kangkung sebesar Rp1 miliar serta Rehabilitasi Jalan Sungai Limau–Batu Kangkung sepanjang 1.367 meter dengan serapan anggaran Rp1 miliar.
- Sinergi Strategis CSR: Kerja sama apik dengan CSR TKA senilai Rp2,6 miliar untuk pengerasan jalan sepanjang 8 kilometer dan pembangunan rigid beton sepanjang 500 meter di jalur Alahan Nan Tigo–Lubuk Besar.
- Penguatan Ekonomi Kerakyatan: Pembangunan Los Pasar Nagari Alahan Nan Tigo senilai Rp346 juta untuk menghidupkan urat nadi ekonomi lokal.
- Fasilitas Spiritual dan Sosial: Pembangunan fasilitas toilet dan tempat salat di Nagari Alahan Nan Tigo, Lubuk Malintang sebesar Rp92,7 juta sebagai bentuk kepedulian pada kenyamanan ibadah masyarakat.
Tak hanya mengandalkan kas daerah, Bupati Annisa juga menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin yang piawai merangkul multipihak, salah satunya lewat kontribusi CSR KUD Sinamar yang ikut andil dalam menyokong akses jalan utama.
Camat Asam Jujuhan, Mashuri Thaib, saat dikonfirmasi pada Kamis (29/10/2026), menegaskan bahwa seluruh tim di lapangan tengah bekerja ekstra. "Enam kegiatan fisik tahun 2026 ini sedang dalam progres intensif dan kami optimistis semuanya tuntas tepat waktu di akhir tahun ini," ujarnya dengan nada penuh optimisme.
Haru dan Bangga: Pembangunan yang Memanusiakan Warga
Intervensi pembangunan yang masif ini menghadirkan gelombang keharuan dan kebanggaan mendalam di tengah masyarakat. Asam Jujuhan, yang kerap menghadapi tantangan aksesibilitas, kini perlahan bertransformasi menjadi wilayah yang maju dan diperhitungkan.
Ungkapan apresiasi dan rasa syukur yang menyentuh hati datang dari Tokoh Masyarakat Nagari Alahan Nan Tigo, Johar Alamsyah Dt. Malayu Batuah. Bagi masyarakat adat dan warga setempat, kehadiran Bupati Annisa melalui program ini adalah angin segar yang menjawab kerinduan bertahun-tahun akan infrastruktur yang layak.
“Atas nama seluruh masyarakat, kami menghaturkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani dan jajaran Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Perhatian beliau luar biasa. Kami berdoa agar seluruh kegiatan ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan segera menjadi berkah nyata bagi kehidupan ekonomi dan sosial kami di sini,” ungkap Johar dengan penuh haru.
Keberlanjutan Pembangunan dan Lompatan Kesejahteraan
Kepastian keberlanjutan pembangunan ini diaminkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dharmasraya, Zakirman. Melalui Kepala Bidang Bina Marga, Willy Kurniawan, pihak dinas menegaskan bahwa komitmen Bupati Annisa telah tersistem dengan matang untuk masa depan. Anggaran Rp8 miliar telah resmi dialokasikan pada TA 2027 khusus untuk peningkatan kapasitas Jalan Sinamar–Sungai Limau.
Hebatnya lagi, total angka Rp14,7691 miliar tersebut ternyata belum mencakup lompatan kesejahteraan lainnya. Bupati Annisa juga sukses menggolongkan program Peremajaan Perkebunan Sawit Rakyat (replanting) bagi tiga kelompok tani dengan stimulan pembiayaan Rp60 juta per hektare, serta keberhasilan menjemput dana APBN untuk rehabilitasi sekolah-sekolah di wilayah tersebut.
Melalui lompatan pembangunan ini, Bupati Annisa Suci Ramadhani tidak hanya sedang membangun infrastruktur fisik. Ia sedang menaruh fondasi peradaban baru bagi Asam Jujuhan—memastikan bahwa tidak ada satu pun jengkal tanah di Dharmasraya yang tertinggal dari indahnya kemajuan dan kesejahteraan. Ini adalah potret kepemimpinan dengan hati, dedikasi tanpa henti, yang membanggakan seluruh masyarakat Dharmasraya.
Penulis : Dimetri Robby







0 Komentar