Tanamonews.com, Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) menerima kunjungan benchmarking Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Kamis (15/10/2026), di Ruang Sidang Rektor. Kunjungan ini menjadi ajang pertukaran informasi dan penjajakan kerja sama dalam pengembangan karier dosen, pengelolaan sumber daya manusia (SDM), serta penelitian.
Kunjungan Unhan yang dipimpin Kepala Biro Keuangan dan Umum Unhan RI, Brigadir Jenderal TNI M. Lufti, S.I.P., M.S.A., M.S. tersebut disambut oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi UNP, Prof. Dr. Ir. Anni Faridah, M.Si., didampingi Direktur Sumber Daya Manusia UNP Diyan Rahmawati Rahmad, S.T., M.M., dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNP, Prof. Dr. Anton Komaini, S.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, Anni Faridah menyampaikan bahwa pengembangan kualitas dosen menjadi salah satu perhatian utama UNP. Ia berharap kunjungan ini dapat menjadi ruang pertukaran pengalaman dan informasi antara kedua perguruan tinggi, khususnya dalam pengelolaan SDM dan pengembangan karier dosen.
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unhan RI, Brigadir Jenderal TNI M. Lufti, S.I.P., M.S.A., M.S., menyampaikan bahwa kunjungan benchmarking tersebut bertujuan memperoleh informasi dan referensi mengenai sistem pengembangan SDM yang diterapkan UNP. “Kami berharap dapat memperoleh informasi dari UNP mengenai bagaimana pengembangan SDM dilaksanakan, terutama dalam pembinaan karier dosen, peningkatan kompetensi, serta mekanisme pengembangan jabatan akademik dosen,” ujarnya. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dari kunjungan tersebut dapat menjadi bahan referensi bagi Unhan RI dalam mengembangkan pengelolaan SDM dan mendukung peningkatan kualitas dosen di lingkungan perguruan tinggi.
Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia UNP, Diyan Rahmawati Rahmad, dalam pemaparan materinya menjelaskan upaya UNP meningkatkan kualifikasi akademik dosen melalui program kerja utama rektor yang menargetkan 1.000 dosen bergelar doktor (S-3). “UNP memiliki program kerja utama rektor untuk menargetkan seribu dosen S-3. Karena itu, saat ini kami terus mendorong dosen yang masih berpendidikan S-2 untuk melanjutkan studi ke jenjang doktor,” jelas Diyan. Ia memaparkan bahwa peningkatan kualifikasi akademik merupakan salah satu aspek pengembangan SDM di UNP. Selain pendidikan lanjut, pengembangan karier dosen juga berkaitan dengan pembinaan kompetensi, profesionalisme, serta mekanisme pengajuan jabatan akademik dosen.
Selain membahas pengembangan karier dosen, pertemuan tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai penelitian. Kepala LPPM UNP, Prof. Dr. Anton Komaini, S.Si., M.Pd., berbagi informasi mengenai pengelolaan riset dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk dukungan kelembagaan bagi dosen dalam melaksanakan penelitian. Pembahasan tersebut membuka peluang bagi kedua perguruan tinggi untuk mengidentifikasi potensi kolaborasi di bidang penelitian sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan masing-masing institusi. Pertukaran informasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menjajaki kerja sama yang mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Delegasi Unhan RI yang mengikuti benchmarking terdiri atas Brigadir Jenderal TNI M. Lufti, S.I.P., M.S.A., M.S., selaku Kepala Biro Keuangan dan Umum; Oktabaran, S.H., M.H., Analis Hukum Ahli Muda; Sri Wahyuni, S.S., M.Han., Analis SDM Aparatur Ahli Muda; serta Hayu Ardya Eka Putri, S.M., Penata Layanan Operasional pada Subbidang Hukum dan Kepegawaian Biro Keuangan dan Umum Unhan RI. Kegiatan ini mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dosen dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penjajakan kerja sama dalam pengembangan SDM dan riset.







0 Komentar