Lifting Minyak 2018 Terendah Sejak 2012 - Tanamonews.com
  • Breaking News

    Lifting Minyak 2018 Terendah Sejak 2012

    FOTO : Celebestopnews : Salah satu area kerja blok Mahakam di North Processing Unit (NPU) Kutai Kertanagara, Minggu (31/12/2017). Sebelum serah terima pengelolaan ke Pertamina, Total & Inpex bekerja sama melakukan transisi dengan baik|Foto : Celebestopnews.com/Istimewa

    Tanamonews.com | Jakarta - KKKS yang produksinya turun di antarnya Chevron di Blok Rokan, Pertamina di Blok Mahakam dan Pertamina EP. Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan produksi siap jual alias lifting minyak tahun lalu belum mencapai target. Hal ini seiring penurunan produksi dari sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).

    Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan lifting minyak 2018 tak kurang dari 800 ribu barel per hari (bph), angka yang dipatok dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018. “Sekitar 772 ribu bph kalau tidak salah, nanti saya cek,” kata Dwi di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (2/1/2019) seperti dikutip dari Katadata.

    Menurut Dwi, KKKS yang produksinya turun di antaranya Chevron di Blok Rokan, Pertamina di Blok Mahakam, dan Pertamina EP. Sayang, ia belum mau memerinci penyebab turunnya produksi KKKS tersebut. Sementara terkait capaian lifting gas bumi sepanjang 2018, Dwi belum bisa mengungkapkan datanya.

    Dengan pencapaian tersebut, lifting minyak tahun lalu menjadi yang terendah sepanjang tujuh tahun terakhir. Pada 2012, lifting minyak pernah menembus 861 ribu bph dari target 930 ribu bph. Setelah itu, pada 2013 turun menjadi 825 ribu bph dari target 840 ribu bph. Setahun kemudian turun lagi menjadi 794 ribu bph dari target 818 ribu bph.

    Adapun pada 2015 lifting sebesar 778 ribu bph di mana targetnya 825 ribu bph. Keadaan membaik pada 2016 dengan lifting naik menjadi 829 ribu bph, melebihi target 820 ribu bph. Namun pada tahun lalu turun lagi menjadi 803 ribu bph dari target 815 ribu bph.

    Sementara itu mengacu data paparan capaian APBN 2018 Kementerian Keuangan hari ini, Rabu (2/1), tercatat lifting minyak 2018 sebesar 776 ribu bph. Ini lebih rendah dibandingkan target APBN 2018 sebesar 800 ribu bph. Adapun lifting gas mencapai 1.136 juta barel setara minyak per hari (boepd), juga lebih rendah dari target 1.200 juta boepd. Namun data tersebut bersifat estimasi alias masih realisasi sementara.

    Adapun pada APBN tahun ini, lifting minyak dipatok 775 ribu bph. Ini lebih rendah dari target APBN 2018 sebesar 800 ribu bph. Sementara gas disepakati sebesar 1.250 juta boepd. Ini meningkat dibandingkan target APBN 2018 sebesar 1.200 juta boepd. 

    Penulis : Simon
    Dilansir : [Celebestopnews.com]
    Tag/hyperlink : Lifting Migas, SKK Migas, Kementerian ESDM, Pertamina

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728
    Selamat datang di Website www.tanamonews.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimpinan Umum/Direktur: Indra Afriadi | Penanggung Jawab