AS Cari Sekutu untuk Hadapi Ancaman China di Laut China Selatan - Tanamonews.com
  • Breaking News

    AS Cari Sekutu untuk Hadapi Ancaman China di Laut China Selatan

    India, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Australia akan masuk koalisi sekutu untuk hadapi China. Indonesia Diajak Ikut Serta.

    Tanamonews - Kian memanasnya situasi Laut China Selatan membuat Amerika Serikat (AS) mulai memikirkan rencana menggandeng negara lain sebagai sekutunya. Strategi ini dilakukan AS terkait meningkatnya kampanye militer China di kawasan tersebut.

    China dianggap AS melakukan tindakan provokatif dan membahayakan di Laut China Selatan. Pencaplokan sejumlah pulau, ancaman terhadap Kapal Angkatan Laut Filipina, dan penenggelaman kapal ikan Vietnam, adalah beberapa insiden yang terjadi mulai awal tahun ini.

    Menurut laporan Al-Masdar News, sebuah laporan yang berjudul "Pendekatan Strategis Amerika Serikat ke China" ternyata sudah dibuat oleh Gedung Putih dan Pentagon dan akan diajukan ke Kongres AS, di bawah Undang-undang Persetujuan Pertahanan Nasional. Senin, 25-05-2020

    Dalam laporan itu, Gedung Putih dan Departemen Pertahanan AS (US Departement of Defense) membeberkan kampanye militer China yang dianggap sebagai tindakan berbahaya. Tak cuma itu, AS juga menganggap aksi China itu sebagai ancaman ekonomi dan keamanan.

    Oleh sebab itu, dalam laporan itu juga pemerintah AS memberikan input untuk memperkuat hubungan dengan beberapa negara di kawasan Asia-Pasifik.

    Tak hanya untuk mengurangi, AS dan sekutunya nanti siap untuk menghentikan aksi China yang membahayakan kepentingan nasional AS dan sekutunya.

    AS diprediksi bakal berkoordinasi dengan sejumlah negara di kawasan Asia-Pasifik terkait masalah ini. India, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Australia, adalah beberapa negara yang tengah dilobi AS terkait visi dan strategi terkait perlawanan terhadap kampanye militer China di Laut China Selatan.

    Masuknya sejumlah negara tersebut bukan tanpa alasan. AS juga sepertinya sudah membaca ketegangan yang terjadi antara China dengan beberapa negara itu.

    India misalnya. Pada pertengahan Mei lalu, insiden baku tembak terjadi antara personel Angkatan Bersenjata India dan China di wilayah perbatasan kedua negara.

    Di sisi lain, Taiwan juga masih terus bersitegang dengan China terkait masalah kemerdekaannya. Pemerintah Taiwan menolak keras untuk kembali bersatu dengan China. 

    Sementara di sisi lain, China punya ambisi besar untuk kembali mencaplok Taiwan masuk dalam wilayah kekuasaannya. 

    Lalu bagaimana dengan Negara-negara Asean termasuk Indonesia didalamya apakah diajak ikut serta dalam koalisi ini nantinya?

    Radhitya Andriansyah
    Posting oleh: Herru Sustiana
    Sumber teks: vivanews.com

    Tidak ada komentar

    Selamat datang di Portal Berita www.tanamonews.com : Legalitas perusahaan media SIUP. No. SK 0075/03.07/MK/SIUP/V/2017-TDP. No. : 03.07.3.58.05437-IG. No. SK : 1078/IG-NI/DPMPTSP/V/2017 - NPWP. Badan : S-4488KT/WPJ.27/KP.0403/2017 - Diskominfo : 555.166/Diskominfo/IV-2017-Surat Domisili : 470/44/APK-IV/2017. Bank Nagari : 2100.0210.45535-821039217 dan BRI : 5466-01-017035-53-8 a/n Pt. Tanamo Media Inter Pers, atas nama segenap redaksi dan Pimpinan Pt. Tanamo Media Inter Pers, mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner, Pendiri dan Direksi : Indra Afriadi dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza