Ticker

6/recent/ticker-posts

Agenda 100 Hari Gubernur Provinsi Sumatera Barat Dimulai

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban sebagai gubernur/sebagai wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa," 

Tanamonews "Insyaallah dalam waktu 100 hari sesuai dengan komitmen ketika kampanye, kami akan melakukan, yang pertama sekali, mempersiapkan segera untuk RPJM Provinsi Sumatera Barat 2021-2024 dan kemudian kita prioritas bagaimana untuk penanganan COVID dan kemudian selanjutnya penguatan ekonomi masyarakat, penguatan UMKM dan juga kemudahan mendapatkan modal usaha bagi UMKM yang ada di Sumatera Barat, yang jumlahnya lebih-kurang 590 ribu," 

"Ini kami lakukan nanti ada di banyak bidang, di antaranya bidang pertanian, peternakan perikanan, kelautan, dan kemudian juga untuk bidang-bidang lainnya. Di samping itu juga kita concern, sebagaimana Sumatera Barat memiliki kearifan lokal, yaitu berfalsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, syarak mangato, adat mamakai,"

"Di samping itu, kaitan dengan peningkatan pariwisata dan memantapkan pendidikan yang selama ini, sudah menjadi yang dituangkan RPJM Sumatera Barat dan juga dituangkan RPJM Nasional. Mudah-mudahan dukungan dari Bapak Presiden dan jajaran kementerian dan lembaga serta DPRD, DPR RI, dan seluruh masyarakat Sumatera Barat, mudah-mudahan visi-misi ini akan berjalan sebaik-baiknya,"

Salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur adalah membangun industri kepariwisataan dan ekonomi kreatif melalui penetapan 19 Daya Tarik Wisata Unggulan Provinsi (DTWU) dan 1 Daya Tarik Wisata Kelas Dunia/Premium (DTWP) dimulai dengan target kinerja 100 hari, yaitu mengadakan desk penetapan DTWU dan DTWP antara Dinas Pariwisata Provinsi dengan Kabupaten/Kota.

Setelah pembahasan awal dalam Rakor Kepariwisataan di Kota Pekanbaru yang menghadirkan 10 Kadis Kabupaten/Kota, hari Kamis pagi tanggal 4 Maret 2021 kembali dilakukan desk bagi 7 Kabupaten/Kota lain, sehingga hanya tersisa 2 Kabupaten/Kota yang juga ditargetkan selesai minggu ini.

Desk ini tentunya baru menghasilkan kesepakatan antara Dinas, yang akan diikuti dengan penetapan Bupati/Walikota, untuk kemudian disepakati bersama dengan Gubernur secara formal. Program unggulan ini diyakini tentunya akan membawa perubahan "image" yang signifikan bagi kepariwisataan Sumatera Barat dimasa mendatang.(*)

Posting Komentar

0 Komentar

"Upaya Pemprov Sumbar Membangkitkan Ekonomi dimasa Pandemi Covid-19"



Welcome to Thank's