Ticker

6/recent/ticker-posts

Anggota DPR RI Hj. Nevi Zuairina Motivasi UMKM di Pasaman Barat

PASAMAN BARAT, TANAMONEWS - SUMBAR l Di tengah situasi masih pandemi saat ini, pelaku UMKM harus tetap memiliki jiwa pejuang, pantang menyerah hingga produk yang diproduksi bisa dipasarkan.

Itu ungkapan motivasi dari Anggota DPR RI yang juga  Ketua Forum UMKM Provinsi Sumatera Barat Nevi Zuairina ketika temu ramah dengan Forum UMKM Pasbar di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat pada Sabtu (3/4/2021).

Nevi Zuarina yang dikenal sebagai Wakil Rakyat RI yang paling peduli UMKM. Nevi Zuairina diundang Forum UMKM Pasbar selaku penggagas pertemuan tersebut. Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Dekranasda Pasbar Titi Hamsuardi dan Ketua Komisi IV DPRD Pasbar Andriwilza.

Nevi Zuairina menegaskan, untuk menjadi pelaku UMKM harus bermental baja, pantang mundur jika belum berhasil. Namun, hal tersebut perlu dukungan dari semua pihak agar tetap kuat dan munculnya solusi-solusi jika mengalami kendala.

“Pelaku usaha harus punya managemen yang jelas, sehingga tidak mencampur antara modal dengan penjualan. Pelaku usaha harus punya pangsa pasar. Kemanakah produk akan dipasarkan, hal itu harus kita pikirkan. Pelaku usaha harus punya komunitas, yang nantinya bisa bertukar informasi, bertukar pikiran sehingga menemukan jawaban dari permasalahan. Selain itu, di zaman sekarang ini pelaku usaha harus membuat situs penjualan online", ujar Nevi Zuairina.

Dalam sambutannya, Nevi Zuairina menyampaikan pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, bersatu, dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tertib, dan dinamis dalam lingkungan yang merdeka, bersahabat, dan damai.

Pembangunan nasional yang mencakup seluruh aspek kehidupan bangsa diselenggarakan bersama oleh masyarakat dan pemerintah. Masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan, dan pemerintah berkewajiban mengarahkan, membimbing, melindungi, serta menumbuhkan suasana dan iklim yang menunjang.

"Kewirausahaan yang termasuk dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja dan memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, dan dapat berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan berperan dalam mewujudkan stabilitas nasional".

Selain itu, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah adalah salah satu pilar utama ekonomi nasional yang harus memperoleh kesempatan utama, dukungan, perlindungan dan pengembangan seluas-luasnya sebagai wujud keberpihakan yang tegas kepada kelompok usaha ekonomi rakyat", jelas Nevi Zuairina.

Anggota DPR RI Nevi Zuarina, menyatakan, "Kondisi bangsa saat ini :

  1. Wabah Covid-19 memberikan multiplier effect yang negatif pada hampir semua sektor kehidupan.
  2. Banyak perusahaan yang merumahkan pegawai baik di sektor formal (1,24 juta pekerja) maupun informal (265 ribu pekerja) untuk efisiensi operasional. (Data per April 2020)
  3. Persaingan dunia kerja kedepan tentu akan jauh lebih kompetitif dan semakin mempersempit peluang anak muda untuk memasuki dunia kerja.
  4. Sehingga dibutuhkan keberanian untuk mencari dan menjalani alternatif peluang untuk masa depan yang lebih baik. Salah satunya adalah Menumbuhkan Jiwa Wirausaha di kalangan para pemuda untuk menjadi pelaku UMKM yang banyak memberikan dampak positif bagi perekonomian Nasional".

Nevi Zuairina memaparkan dalam sejarahnya, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki peran yang sangat penting dalam menopang perekonomian Indonesia.

“UMKM mampu menyerap 96 persen tenaga kerja,  serta tahun 2018 berkontribusi sebesar 60,34 % terhadap PDB ” (Menkeu Sri Mulyani).

Melalui Undang-undang no 20 tahun 2008, Pemerintah ingin menfasilitasi rakyat Indonesia untuk berwirausaha dan menjadi pelaku UMKM serta memperoleh jaminan kepastian dan keadilan usaha.

Berwirausaha bukanlah suatu pilihan yang buruk, akan tetapi merupakan salah satu jalan realistis untuk masa depan yang lebih baik. Sehingga perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda untuk mulai mempersiapkan diri dalam memasuki dunia usaha, tanpa harus meninggalkan bangku akademiknya.

Apalagi perkembangan teknologi saat ini begitu pesat yang apabila mampu dipadukan dengan dunia wirausaha, tentu akan semakin membuat anak-anak muda tertarik untuk menekuni dan mengembangkan ide-ide kreatif kolaboratifnya.

Nevi Zuairina berharap dengan semakin banyaknya pelaku wirausaha di negara kita, khususnya di ranah Minang ini, mampu memberikan solusi dan mengeluarkan bangsa kita dari keterpurukan ekonomi. 

Sehingga terciptanya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 melalui pembangunan perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi.

Saat ini, lanjutnya ada bantuan untuk pelaku usaha pemula atau milenial untuk tamatan SMA atau lulusan S1 dari Kementerian Koperasi dan UKM dengan modal 10-15 juta rupiah yang sudah berusaha 6 bulan dan bisa diajukan proposalnya.

“Karena anggaran terbatas, jatahnya mungkin dikurangi. Namun, kita akan usahkan untuk Pasbar", ujar Nevi Zuairina.

Nevi juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pasbar lewat Ketua Dekranasda untuk menyediakan tempat promosi produk atau galeri UMKM di Pasbar.

Titi Hamsuardi, mengatakan saat ini Pasbar belum memiliki galeri UMKM tempat memasarkan produk UMKM tersebut. Ia akan berusaha untuk membuat galeri di Pasbar sehingga semua produk UMKM bisa dipajang di sana. 

"Kita akan coba membuat itu, sesuai dengan apa yang disampaikan Ketua Forum UMKM Sumbar Bu Nevi Zuairina. Galeri manfaatnya besar untuk pelaku UMKM", ujar Titi Hamsuardi. 

Begitu juga harapan Ketua Forum UMKM Pasbar Ade Media Saputra, bahwa galeri tersebut tempat berkumpulnya nanti produk – produk UMKM di sana, mulai dari kuliner, kerajinan hingga tanaman hias.(ril/Arif)

Posting Komentar

0 Komentar

"Upaya Pemprov Sumbar Membangkitkan Ekonomi dimasa Pandemi Covid-19"





Welcome to Thank's