Bekas Tambang Ilegal Semburkan Lumpur - Media Online
  • Breaking News

    Bekas Tambang Ilegal Semburkan Lumpur


    Tanamonews.com | Jambi - Semburan lumpur yang keluar dari bekas tambang ilegal di Unit 7, Desa Bukit Subir, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi

    Warga Unit 7, Desa Bukit Subur, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi dikejutkan dengan peristiwa semburan lumpur di salah satu kebun kelapa sawit di desa tersebut. 

    Informasi yang diperoleh metrojambi.com, semburan lumpur tersebut berasal dari lubang bekas tambang minyak ilegal. Semburan itu pertama kali terjadi Selasa (15/1) kemarin sekira pukul 12.30 WIB.

    Kasat Intelkam Polres Muari Jambi AKP Dastu Gutiawan saat dikonfirmasi membenarkan temuan tersebut, dan mengatakan bahwa polisi langsung melakukan pemasangan police line untuk mengamankan lokasi. 

    "Di sekitar lokasi telah kami amankan dengan memasang police line. Kami meminta warga untuk tidak mendekat hingga diketahui jenis material yang disemburkan," ujar Dastu, Rabu (16/1).

    Lebih lanjut Dastu mengatakan, atas kejadian ini pihak kepolisian langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait, yaitu Dinas ESDM Provinsi Jambi dan pihak Pertamina. 

    "Kami sudah koordinasi dengan ESDM Provinsi Jambi dan mereka sepakat akan melakukan tinjauan ke lokasi dan mereka juga akan berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk mengetahui apakah lokasi itu milik Pertamina atau bukan," pungkasnya. 

    Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi Firmansyah, saat dikonfirmasi juga mengakui adanya kejadian tersebut. Terkait kejadian ini, Firmansyah mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian.

    “Saya telah mendapatkan informasi tersebut. Setahu kami itu adalah bekas tambang ilegal. Material yang disemburkan adalah clay atau lumpur bercampur air dan juga mengandung gas Metan sehingga ada semburan, berbau busuk karena juga ada kandungan tanaman yang telah membusuk," terang Firmansyah. 

    Lebih lanjut Firman mengatakan, ia memprediksi semburan ini tidak akan berlangsung lama.  Paling lama hanya 7 hari dan tidak berbahaya serius bagi lingkungan. "Kami juga akan ikut melakukan peninjauan lapangan melihat apa yang terjadi,” tandasnya.


    Penulis: Sudir Putra
    Editor: Ikbal Ferdiyal
    #Aliansi Jurnalistik Online Indonesia
    Tag/Hyprlink  : Pemprov Jambi,  ESDM

    Tidak ada komentar



    Selamat datang di Portal Berita www.tanamonews.com : Legalitas perusahaan media SIUP. No. SK 0075/03.07/MK/SIUP/V/2017-TDP. No. : 03.07.3.58.05437-IG. No. SK : 1078/IG-NI/DPMPTSP/V/2017 - NPWP. Badan : S-4488KT/WPJ.27/KP.0403/2017 - Diskominfo : 555.166/Diskominfo/IV-2017-Surat Domisili : 470/44/APK-IV/2017. Bank Nagari : 2100.0210.45535-821039217 BNI : 11351 38213 a/n Indra Afriadi dan BRI : 5466-01-017035-53-8 a/n Pt. Tanamo Media Inter Pers, atas nama segenap redaksi dan Pimpinan Pt. Tanamo Media Inter Pers, mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner, Pendiri dan Direksi : Indra Afriadi dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza