Ticker

6/recent/ticker-posts

Bappeda Laksanakan Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kota Solok Tahun 2021-2026

Tanamonews | Solok - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Solok melaksanakan konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Solok Tahun 2021-2026, Kamis (25/03/2021) bertempat di De Relazion Café dan Resto. Dihadiri oleh pihak terkait seperti Ketua KAN, LKAAM, Perguruan tinggi, LSM/organisasi masyarakat, perbankan, tokoh masyarakat dan Kepala OPD se-Kota Solok.

Acara ini dibuka oleh Walikota Solok, Zul Elfian Umar dengan narasumber Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam  UIN Imam Bonjol Padang, Ahmad Wira. Pada kesempatan ini Ahmad Wira menyampaikan materi dengan judul Penguatan Ekonomi Syariah Daerah untuk menuju Kota Solok yang diberkahi. Materi ini sejalan dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Solok yakni ”Terwujudnya Kota Solok yang Diberkahi, Maju dan Sejahtera melalui Pengembangan Sektor Perdagangan dan Jasa yang Moderen”.

Turut menjadi pembicara pada acara ini Kepala Badan Keuangan Kota Solok, Novirna Hendayani, dengan materi gambaran keuangan daerah dan Kepala Badan Perencanaan Daerah Kota Solok, Jonedi dengan materi rancangan awal RPJMD Kota Solok 2021-2026.

“Semua warga Kota Solok harus terlayani bahkan kalau perlu kita sediakan kendaraan dan biaya bagi pasien dan keluarganya jika mereka berobat”, imbuh Zul Elfian Umar.

Baznas telah menyediakan rumah sehat yang dekat dengan rumah sakit di kota Padang yang dipergunakan untuk istirahat bagi keluarga pasien yang berobat di Padang. Sekaitan dengan itu Zul Elfian Umar juga menyampaikan Mess Pemerintah Kota Solok yang ada di Jakarta juga dipertahankan keberadaannya untuk membantu masyarakat kita jika ada urusan di Jakarta dan kesulitan mendapatkan penginapan, maka mereka dapat menginap disana.

Sejalan dengan visinya Walikota mengutip potongan surat dalam alqur’an Surat Al-A’raf ayat 96 yang artinya ”dan sekiranya penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, pasti kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi”.

“Pada masa pandemi kemarin terbukti dana syariah yang dikelola umat lebih banyak membantu masyarakat dari keterpurukan, sehingga Gubernur Sumbar mengumpulkan organisasi seperti ACT dan BAZNAS berkolaborasi untuk membantu masyarakat,” Ujar Ahmad Wira.

“Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah memiliki program pengembangan kegiatan usaha syariah untuk memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) industri halal yang terdiri dari program pembinaan dan peningkatan skala usaha UMK halal nasional, IPO usaha syariah dan penerbitan sukuk usaha syariah, inkubasi eksportir produk halal dan kemitraan dengan usaha besar, integrasi pusat data ekonomi syariah Indonesia,” lanjut Ahmad Wira. (HR)

Posting Komentar

0 Komentar

"Upaya Pemprov Sumbar Membangkitkan Ekonomi dimasa Pandemi Covid-19"



Welcome to Thank's