Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemko dan DPRD Kota Bukittinggi Sepakat Ranwal RPJMD Kota Bukittinggi 2021-2026

Bukittinggi, Tanamonews - Sumbar l Pemerintah Kota Bukittinggi bersama DPRD Kota Bukittinggi menandatangani nota kesepakatan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bukittinggi tahun 2021 - 2026 yang dilakukan dalam rapat paripurna DPRD di gedung DPRD Bukittinggi pada Senin (29/3/2021).

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bukittinggi Herman Sofyan, SE yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bukittingi Nur Hasra, B.Sc.

Dalam kesempatan tersebut Juru Bicara DPRD Bukittinggi, Erdison Nimli, membacakan laporan hasil pembahasan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bukittinggi tahun 2021-2026.

Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan, SE menyatakan selaku badan legislatif  pihaknya telah melakukan pembahasan bersama terkait Rancangan Awal RPJMD 2021-2026. Dari pembahasan selama beberapa hari terakhir, Anggota DPRD Kota Bukittinggi menyetujui Rancangan Awal RPJMD 2021-2026 tersebut.

“Ada beberapa masukan dan saran yang diberikan untuk penyempurnaan rancangan awal RPJMD 2021-2026 ini.

Diantaranya, penyempurnaan dasar hukum dan keterkaitan antar dokumen pendukung perencanaan pembangunan daerah. Penyempurnaan data dan informasi yang tertuang dalam gambaran umum kondisi daerah,” jelas Herman Sofyan.

Wali Kota Bukittinggi, H.Erman Safar, SH mengapresiasi kinerja Anggota DPRD yang telah melakukan pembahasan terkait rancangan awal RPJMD Kota Bukittinggi 2021-2026. Penyusunan rancangan awal RPJMD merupakan penyempurnaan rancangan teknokratik RPJMD dengan berpedoman pada visi, misi dan program Kepala Daerah dan Wakil terpilih.

“Rancangan teknokratik RPJMD telah disusun dimasa persiapan penyusunan RPJMD beriringan dengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJMD, yang merupakan prasyarat dalam penyusunan RPJMD,” jelas Wali Kota Erman Safar.

Dalam penyusunan Rancangan Awal RPJMD, Pemerintah Kota Bukittinggi telah melakukan Forum Konsultasi Publik (FKP) bersama stakeholder kota, guna menghimpun saran dan masukan. Forum itu, merupakan salah satu pendekatan proses dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang bersifat partisipatif.

Visi Kota Bukittinggi 2021-2026, menciptakan Bukittinggi Hebat, berlandaskan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basansi Kitabullah. Visi itu dijabarkan dalam tujuh misi, hebat sektor peningkatan ekonomi kerakyatan, hebat dalam sektor pendidikan, hebat sektor kesehatan dan lingkungan, hebat dalam sektor kepariwisataan, seni budaya dan olahraga, hebat dalam tata kelola pemerintahan, hebat dalam sektor sosial kemasyarakatan dan hebat dalam sektor pertanian.

“Visi, misi dan program unggulan tersebut, diterjemahkan ke dalam arsitektur perencanaan pembangunan daerah, berupa tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan serta indikasi program perangkat daerah. Semua diformulasikan ke dalam dokumen RPJMD yang terdiri dari 9 BAB,” jelas Wali Kota Erman Safar.

Usai Rapat Paripurna tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi Nur Hasra, B.Sc menjelaskan RPJMD atau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah adalah dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk jangka waktu 5 tahun, berisi penjabaran dari visi, misi berupa tujuan, sasaran, strategi dan program Kepala Daerah Terpilih (H.Erman Safar (Wali Kota) dan H. Marfendi (Wakil Wali Kota) 5 tahun ke depan 2021-2026, dengan berpedoman pada RPJP Daerah 2006-2025 serta memperhatikan RPJM Nasional tahun 2005-2025.

Nur Hasra menambahkan RPJMD 2021-2026 adalah Periode terakhir (Periode ke-4) dari RPJPD Kota Bukittinggi 2006-2025.

Didalam RPJMD ditekankan tentang pentingnya menterjemahkan secara baik visi, misi dan agenda kepala daerah terpilih dalam bentuk tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan pembangunan yang merespon kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta tolak ukur kinerja dan keberhasilan pembangunan daerah dalam 5 tahun ke depan. 

"Alhamdulillah dalam Rapat Paripurna DPRD  pada (15/3/2021) sdh dihantarkan Rancangan Awal RPJMD 2021-2026 oleh Wali Kota Bukittinggi periode 2021-2024 H.Erman Safar. Rapat Paripurna tersebut dilanjutkan dengan empat kali rapat pembahasan di DPRD Kota Bukittinggi dengan Tim Penyusun, Pemko Bukittinggi termasuk ketika Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Wali Kota Bukittinggi. Berbagai tanggapan, kritikan, saran dan masukan disampaikan anggota DPRD terhadap naskah Ranwal RPJMD, sekaligus mengingatkan akan janji-janji politik Wali Kota terpilih kpd masyarakat disaat Pilkada yang lalu, serta perwujudan visi "Menciptakan Bukittinggi HEBAT berdasarkan ABS-SBK" dan 7 jabaran Misi "HEBAT" yg mesti dituangkan secara konkrit

kedalam RPJMD 2021-2026, walaupun masa jabatan Kepala Daerah hanya 3,5 Tahun saja (2021-2024)", jelas Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi Nur Hasra.

Nur Hasra berharap semoga Bukittinggi ke depan betul-betul "HEBAT" berdasarkan ABS-SBK.

Masyarakat Bukittinggi berharap perubahan kedepan yang lebih baik".(*/Arif)

Posting Komentar

0 Komentar

"Upaya Pemprov Sumbar Membangkitkan Ekonomi dimasa Pandemi Covid-19"





Welcome to Thank's