Padang Pariaman, Tanamo News - Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama bersama Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, sosialisasikan pemanfaatan sistem rujukan terinterasi (Sisrute) dan Telemedicine kepada masyarakat Kabupaten Padang Pariaman. Sosialisasi dipusatkan di aula KPNG Lubuk Alung, Senin 19/9.
Ade Rezki Pratama menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi dan solusi kepada masyarakat dalam rangka mengantisipasi permasalahan pelayanan kesehatan yang timbul sejak adanya Covid-19.
Terkait hal itu, pihaknya bersama pemerintah menghadirkan solusi dengah kemudahan seperti pemanfaatan layanan pemanfaatan sistem rujukan terinterasi atau Sisrute dan Telemedicine.
Dikatakannya, Sisrute merupakan Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja fasilitas pelayanan kesehatan serta mempercepat proses rujukan sesuai kebutuhan.
Pasalnya, dengan sistim ini bisa mempermudah dan mempercepat proses rujukan.
Sementara Telemedicine merupakan jawaban agar penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional terus optimal di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan.
Terutama pelayanan jarak jauh bagi masyarakat yang sulit mengakses pelayanan kesehatan. Dengan adanya digitalisasi tentu membutuhkan jaringan telekomunikasi yang memadai.
Namun, saat ini masih kendala yaitu adanya daerah blank spot di beberapa titik di Padang Pariaman.
“Untuk itu, pemerintah harus segera menyiapkan jaringan di seluruh daerah hingga tahun 2024. Sehingga hal ini dapat digunakan oleh seluruh masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, Telemedicine sangat penting pada situasi saat ini. Pasalnya, ini adalah suatu alat menghubungkan komunikasi antara dokter atau medis dengan pasien.
"Sifatnya sebatas pelayanan kesehatan yang didiagnosa secara lisan. Sehingga bisa meringankan pasien berkomunikasi dengan dokter nantinya," ungkap Ade.
Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, yang diwakili ketua tim kerja pengelolaan BLU, Dr. Kamba Muhammad Taufik,M.Kes menambahkan, peran pemerintah dan masyarakat agar penyelenggaraan Sisrute dapat berjalan optimal.
Pemerintah Menyediakan dan memastikan aplikasi Sistem Rujukan Terintegrasi agar dapat berjalan optimal dalam melakukan rujukan kasus medis bagi masyarakat.
Melakukan monitoring dan Evaluasi terhadap penyelenggaraan Sisrute di Fasilitas Pelayanan Kesehatan agar memperbaiki segala kendala dan hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan Sisrute di lapangan. Serta, Memastikan konsultasi yang diberikan.
Sedangkan peran masyarakat yaitu, Mendukung pelaksanaan Sisrute dengan cara mengikuti prosedur yang dibutuhkan dalam memberikan data dan informasi penyelenggaraan rujukan medis, contoh yang diperlukan dalam penyelenggaraan rujukan medis.
Dan Menghubungi Instansi terkait apabila terdapat hambatan dalam pelaksanaan Sistem Rujukan Terintegrasi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.
Dr. Kamba Muhammad Taufik,M.Kes juga menyampaikan apa yang menjadi peran Pemerintah dan Masyarakat agar penyelenggaraan Telemedicine dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara optimal.
Pertama, Pemerintah harus Menyediakan dan memastikan Tersedianya jaringan Internet bagi masyarakat.
Kedua, Melakukan monitoring dan Evaluasi terhadap kendala dan hambatan yang dialami oleh masyarakat dalam menggunaan Telemedicine.
Dan ketiga, Pemerintah Memberikan Solusi bagi masyarakat untuk dapat menggunakan Telemedicine di lapangan.
Sedangkan Masyarakat harus Memiliki Hp atau Laptop atau Tab, Mampu dan tahu cara penggunaan Telemedicine, serta Menghubungi Instansi terkait apabila terdapat hambatan dalam pelaksanaan dalam penggunaan telemedicine kepada Puskesmas dan atau Dinkes Kab/kota. (dina)







0 Komentar