
Tanamonews.com - Padang l Berdasarkan kesepakatan antara Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Irsyad Syafar dengan pengunjuk rasa yang berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat, saat melakukan aksi pada Rabu (7/9/2022), untuk mempertemukan utusan BEM dengan ketua DPRD Sumbar Supardi, pada Jumat (9/9/2022), hal tersebut dapat direalisasikan.
Pada saat pertemuan, Koordinator Perwakilan BEM se - Sumbar Irwandi mengatakan kalau perjuangan mereka saat ini atas nama rakyat.
“Kami datang atas nama rakyat dan melakukan tuntutan menolak kenaikan harga BBM, meminta agar Menteri Keuangan transparan dalam alokasi anggaran, meminta agar pemerintah menghentikan proyek strategis nasional, karena itu hanya menyusahkan rakyat", katanya.
Bukan hanya Irwandi yang mengeluarkan pendapat, tapi ada beberapa mahasiswa dari kampus berbeda juga menyampaikan pendapat, namun semua pendapat sama, dengan tujuan menolak kenaikan harga BBM.
Selain Perwakilan BEM Sumatera Barat, juga tampak perwakilan dari organisasi ekstra kampus seperti HMI, yang juga memberikan tuntutan sama dengan rekan mereka sebelumnya.
Meskipun itu berulang-ulang disampaikan oleh mahasiswa, namun Pimpinan DPRD Sumbar yang menerima tetap sabar mendengarkan semuanya, dengan tenang dan pelayanan optimal.
Menyikapi tuntutan yang disampaikan mahasiswa tersebut, Ketua DPRD Sumbar Supardi yang di dampingi Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar dan Ketua Komisi V Daswanto, serta Kapoltabes dan Sekretaris DPRD Raflis, mengatakan siap untuk bersama-sama melanjutkan tuntutan masyarakat kepada Pemerintah Pusat.
Ketua DPRD Sumbar Supardi juga melakukan penandatanganan tuntutan mahasiswa, menunjukkan kalau semua aspirasi tersebut dapat ditampung untuk diperjuangkan, sesuai kewenangan yang ada.
“Kita senantiasa terus bersama masyarakat dalam perjuangan untuk kepentingan rakyat, kita juga bergerak sesuai dengan kewenangan dan fungsi kita masing-masing", terang Supardi.
Meskipun pada pertemuan ada hal - hal lain dipertanyakan, termasuk pembangunan Masjid di kompleks DPRD Sumbar, Supardi tetap menjawab sesuai dengan apa yang terjadi dan meminta agar para mahasiswa ikut mengawasi.
Usai melakukan audiensi, Ketua DPRD Sumbar Supardi bersama mahasiswa melakukan penandatanganan penyerahan tuntutan, untuk ditindaklanjuti oleh DPRD Sumbar.
Pertemuan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB, selanjutnya Ketua DPRD Sumbar ke Ruang Rapat Utama untuk memimpin 3 (tiga) Rapat Paripurna yang sudah diagendakan.






0 Komentar