Gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), merupakan salah satu program pemerintah melalui Kemenkes RI yang hingga kini gencar disosialisasikan ketengah tengah masyarakat, yang bertujuan untuk menciptakan budaya hidup sehat untuk meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat.
Pengoptimalan GERMAS harus dilakukan secara terus menerus agar perilaku hidup kurang sehat yang ada di masyarakat bisa berubah. Pengoptimalan GERMAS juga mendukung upaya mencegah terjadinya stunting pada anak, tutur Ade Rezki Pratama.
Dalam sambutannya, Ade Rezki Pratama menyampaikan bahwa, persoalan stunting di Indonesia saat ini menjadi suatu masalah nasional karena angka persentasenya terbilang cukup tinggi.
Untuk mengatasi itu, Presiden RI telah membuat Perpres Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.
"Perpes ini merupakan upaya pemerintah untuk memperkuat kerangka intervensi yang harus dilakukan di kelembagaan dalam pelaksanaan penurunan angka stunting," ujarnya.
Menurutnya, pandemi Covid-19 memiliki dampak resiko kenaikan angka stunting kedepan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya kurangnya nutrisi makanan pada anak usia dini.
Oleh karena itu pencegahannya harus segera dilakukan agar anak sebagai masa depan bangsa tidak terkena stunting," katanya.
la mengatakan, stunting merupakan suatu gangguan pertumbuhan yang dialami oleh balita yang mengakibatkan keterlambatan pertumbuhan anak yang tidak sesuai dengan standarnya.
"Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak, salah satu ciri-cirinya adalah bertumbuh pendek," sebutnya.
Anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra ini menyebutkan bahwa permasalahan stunting tidak hanya terjadi pada negara berkembang, tetapi juga dialami oleh negara-negara maju. Hal Ini terjadi karena pola asuh anak yang tidak tepat sehingga menyebabkan anak mengalami kurang gizi.
Selain kekurangan gizi, pola hidup yang tidak sehat, pernikahan dini atau hamil dengan jarak yang terlampau dekat juga menjadi penyebab terjadinya stunting pada anak," kata Ade.
Kendati begitu, perlu beberapa langkah yang harus dilakukan dalam rangka pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting, diantaranya memberikan gizi dan nutrisi ekstra pada anak, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta berolahraga secara teratur.
Sementara itu, Camat Lubukbasung diwakili Kasi Tapem-Pelayanan, Windra Purnama menyebutkan, persoalan tingginya angka stunting saat ini juga menjadi perhatian khusus bagi pemerintah daerah, kecamatan dan nagari untuk segera disikapi.
Menurutnya, salah satu penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi anak saat dalam kandungan.
"Untuk mengatasi hal ini, setiap nagari melakukan rembuk stunting setiap tahun dengan melibatkan sejumlah kader terkait, masyarakat, dan pemerintah nagari untuk membahas pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting," jelasnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, M Iswon mengatakan, program Germas atau gerakan masyarakat hidup sehat dinilai sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Agam.
la menyebut, sejak dicanangkan pada tahun 2016 lalu, pemerintah daerah sangat mendukung program Germas merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan perilaku masyarakat yang kurang sehat, sebutnya.
Sejak dicanangkan pada tahun 2016 lalu, pemerintah daerah sangat mendukung program Germas merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat.
Sementara, terkait dengan persoalan stunting, ia mengakui bahwa pemerintah daerah sudah berupaya maksimal dalam mengatasi dan menurunkannya dengan sejumlah metode dan mensosialisasikan Germas.
"Program Germas ini sangat membantu sekali dalam mencegah dan menurunkan angka stunting. Selain itu, pelaksanaan rembuk stunting juga dilakukan dari tingkat daerah hingga ke nagari dalam rangka mengatasi persoalan tersebut," katanya.
Materi kegiatan yang disampaikan yaitu Kebijakan Kesehatan dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan Upaya Pencegahan Stunting. (dina)







0 Komentar