Bukittinggi, Tanamo News - Guna mengurangi beban masyarakat pasca pandemi covid 19, Pemerintah Kota membantu masyarakat salah satunya melalui bansos. Bukittinggi pada tahun 2022 ini telah menyalurkan bantuan sosial untuk masyarakat tidak mampu sebanyak 29.499 jiwa dari 4.240 KK.
Pemerintah juga mengupayakan kawasan ekonomi baru. Karena, setiap tahun, ada 1.850 siswa SMA yang menyelesaikan pendidikan di Bukittinggi. Sebagian ada yang melanjutkan kuliah, banyak juga yang langsung terjun ke dunia kerja dan merintis usaha sebagai pelaku UMKM.
"Pemerintah akan usahakan kawasan ekonomi baru di Bukittinggi dan program untuk memfasilitasi lulusan SMA sederajat ini," ungkap Erman.
Selain itu, untuk penguatan program keislaman, Erman Safar juga memberikan program bantuan hibah sebesar Rp15,329 miliar lebih.
Bantuan hibah tersebut diperuntukan bagi Masjid sebesar Rp9,615 miliar, untuk Mushalla sebesar Rp1,829 miliar, untuk MDTA sebesar Rp1,305 miliar, untuk TPQ Rp905 juta. Lembaga keagamaan pun menerima sebesar Rp1,575 miliar dan untuk pondok pesantren Rp100 juta.
Walikota Bukittinggi menyampaikan, bahwa program yang telah dijalankan itu tidak lain adalah untuk membantu masyarakat Bukittinggi. (dina)







0 Komentar