Bukittinggi, Tanamo News - Sebanyak 9 Orang anggota panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam) se Kota Bukittinggi resmi dilantik.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Bukittinggi, di aula Hotel Santika, Jum'at 28/10.
Pelantikan dihadiri Ketua KPU Kota Bukittinggi, Kapolsek Kota, Danramil 13/ABTB, Kasat Pol PP, perwakilan camat ABTB, Guguk Panjang,Mandiangin Koto Selayan dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kota Bukittinggi, Ruzi Haryadi,S.Ag, M.A, menyampaikan, Kegiatan pelantikan panwascam dilakukan setelah melalui sejumlah rangkaian.
Rekrutmen sudah dimulai sejak beberapa bulan yang lalu. Mulai dari pengumuman, pendaftaran, penerimaan berkas, dan seleksi administrasi.
Dari 126 peserta yang mendaftar, 122 dinyatakan lolos seleksi adm dan 113 orang diantaranya mengikuti ujian tertulis.
Selanjutnya mereka disaring menjadi 18 orang dan terakhir mengikuti tes wawancara hingga terpilih 9 orang panwascam, ungkap Ruzi.
Panwascam, Sejak hari ini sampai tahapan Pemilu 2024 selesai menjadi perpanjangan tangan Bawaslu di tingkat yang bertugas mengawasi di tingkat kecamatan, kewenangan hampir sama hanya lingkup wilayah yang berbeda, tambahnya.
Dengan dilantiknya panwascam maka secara tidak langsung akan mengikuti tahapan yang sedang berjalan yaitu verifikasi faktual.
Panwascam akan diterjunkan kelapangan untuk mengawasi tahapan verfak yang dilaksanakan secara transparan dan terbuka oleh kpu kota Bukittinggi.
Terakhir, ketua Bawaslu Bukittinggi menyampaikan, panwascam diharapkan dapat mendukung seluruh tahapan Pemilu 2024.
Harapan serupa juga di sampaikan, Heldo Aura, S.Si, M.IP selaku Ketua KPU Kota Bukittinggi, Divisi Keuangan, Umum, Logistik, dan Rumah Tangga.
Dimana Hari ini bawaslu telah melakukan pelantikan panitia pengawas pemilu ditingkat kecamatan.
Tugas, Wewenang, dan Kewajiban panwaslu tertuang dalam amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Heldo menyampaikan, pelantikan ini merupakan momentum terjalinnya sinergitas antara panwaslu dan ppk. Secara umum, pada 14 juni 2022 telah dilaunching tahapan pemilu 2024. Dan Kita akan melaksanakan Pemilihan Umum pada 14 februari 2024, sedangkan pilkada 27 November 2024.
Berbagai tahapan akan kita hadapi, sebelumnya pada 1 Agustus telah dimulai pendaftaran partai politik peserta pemilu. Saat ini sedang dilaksanakan verfak mulai 16 Oktober hingga 4 November 2022.
Verfak khusus kepada parpol yang tidak memiliki kursi di parlemen yaitu 9 partai termasuk partai yang baru.
Kpu pada bulan November akan melakukan rekrutmen panitia pemilihan di tingkat kecamatan dan panitia pemungutan suara di tingkat kelurahan.
Kita berharap, nantinya terjalin sinergitas antara jajaran kpu dan bawaslu. Demi mewujudkan pemilu yang berkualitas berintegritas.
Ketua KPU Kota Bukittinggi juga menyampaikan, didalam pemilu ada tiga unsur yairu peserta pemilu, penyelenggara pemilu dan pemilih.
Untuk Peserta pemilu, penetapan Parpol dilaksanakan 14 Desember 2022. Sedangkan penyelenggara sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyebutkan, Penyelenggara Pemilu adalah lembaga yang menyelenggarakan Pemilu yang terdiri atas Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu sebagai satu kesatuan fungsi Penyelenggaraan Pemilu untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden, dan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah secara langsung oleh rakyat.
Terakhir pemilih, merupakan salah satu unsur utama. Mulai November kita memasuki tahapan pemutakhiran daftar pemilih, kita mendata warga indonesia yang memiliki hak untuk memilih.
Harapan hasilnya akurat akuntabel komprehensif, KPU Kota Bukittinggi, Sumatera Barat memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di daerah itu yang mengungkap data sebanyak 87.189 pemilih akan berpartisipasi di Pemilu 2024. (dina)







0 Komentar