Agam, Tanamo News - Pemerintah Nagari Kubang Putiah Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam, menggelar pelatihan kesiapsiagaan Kebencanaan di Aula kantor walinagari, Kamis ( 6/10).
Walinagari Kubang Putiah, Magdavera menyampaikan, pelatihan kesiapsiagaan kebencanaan ini dilaksanakan untuk menambah wawasan masyarakat nagari khususnya dalam hal kebencanaan.
Turut hadir pada kegiatan ini kepala BPBD, Bambang Warsito didampingi Kabid. PK Gusmarthahadi, Ketua KSB nagari kubang putiah Gusmal, Ketua karang taruna, Hendra dan puluhan relawan nagari Kubang Putiah.
Kepala BPBD menjelaskan, bahwa Kabupaten Agam merupakan daerah rawan terjadi bencana. Salah satunya bencana Gunung Marapi.
Dan Nagari Kubang Putiah salah satu daerah yang berada disekitar Gunung aktif tersebut.
Saat ini, Gunung Api berada di level 2 atau waspada, jika berada pada level itu maka kegiatan pendakian ditiadakan. Kondisi tersebut perlu diwaspadai.
Fungsi bpbd lanjut Bambang, dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana ada tiga, yaitu Koordinasi, Komando dan sebagai Pelaksana.
Untuk menanggulangi bencana, maka bpbd tidak bisa sendiri, dibutuhkan peran serta semua pihak terkait, termasuk KSB, lanjutnya.
Kelompok siaga bencana merupakan mitra BPBD, yang memiliki peran penting dalam pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan.
Pada pertemuan tersebut, Kepala Bpbd memaparkan strategi yang perlu dilakukan para relawan sebelum, saat, dan pasca terjadi bencana.
Kelompok siaga bencana juga berperan meedukasi masyarakat di lapangangan, bagaimana cara menghadapi situasi jika terjadi bencana.
Dengan adanya patihan ini, diharapkan sinergitas antara BPBD dengan KSB Nagari Kubang Putiah.
Gustimal menambahkan, patihan ini menambah wawasan dan memotifasi anak nagari untuk menjadi relawan yang aktif khususnya dalam kebencanaan.
Dan dalam waktu dekat KSB nagari kubang putiah akan memperbaharui struktur organisasi, karena saat ini terdapat sejumlah anggota yang tidak aktif. (Dina)







0 Komentar