Bukittinggi, Tanamonews.com - Untuk meningkatkan kesiapan Calon Jemaah Haji (CJH) Bukittinggi dalam menunaikan ibadah haji 2024 mendatang, Pemko setempat memberikan pembinaan kebugaran kepada 300 lebih Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Bukittinggi. Pembinaan kebugaran itu dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan bersama Kamenag. Bukittinggi, di Lapangan Ateh Ngarai, Jumat, (23/02).
Wali Kota Bukittinggi, diwakili Staf Ahli Wali Kota, Johnny, yang membuka kegiatan itu mengatakan, pembinaan kesehatan ini, merupakan upaya pembinaan yang dilakukan kepada perorangan atau kelompok calon jamaah haji, secara paripurna pada semua tahap penyelenggaraan ibadah haji. Kegiatan ini dilakukan sejak calon jamaah haji mendaftar sampai kembali ke tanah air,katanya.
Lebih lanjut Staf Ahli Wali Kota, Johnny,menjelaskan bahwa, Pembinaan kesehatan jamaah haji di tanah air berawal dari tingkat puskesmas, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan pertama baik bagi jamaah haji yang sehat maupun jamaah haji yang beresiko tinggi, dilakukan pemeriksaan rujukan. Semoga jamaah kita diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah dalam menjalankan ibadah haji nantinya, ungkap Jhony.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi, Linda Faroza, didampingi Kabid Kesmas, Riyani dan pemegang program kesehatan olah raga, Zulferi, mengatakan, salah satu pembinaan kesehatan yang dilakukan oleh Pemko Bukittinggi, dengan pembinaan kebugaran jasmani. Ini merupakan salah satu bagian dari sistem pembinaan kesehatan jamaah haji di puskesmas.
Pengukuran kebugaran Calon Jamaah Haji ini ditujukan untuk menentukan program latihan yang sesuai porsi atau kondisi fisik masing –masing CJH. Untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran para Calon Jamaah Haji Kota Bukittinggi, diawali dengan melakukan kegiatan pengukuran kebugaran yang diikuti oleh seluruh Calon Jamaah Haji Kota Bukittinggi Tahun 2024 yang jumlahnya lebih sebanyak 334 orang jemaah.
Setiap Calon Jemaah Haji (CJH) yang mengikuti Pengukuran Kebugaran itu, akan mengetahui kondisi tubuhnya, apakah tingkat kebugarannya dalam kategori baik, cukup, atau kurang. Berdasarkan hasil kondisi tersebut, tim dokter akan memberikan rekomendasi latihan fisik yang sesuai untuk masing- masing Calon Jamaah Haji, jelasnya.
Ikut memberi pengarahan Kepala Kantor Kemenag Bukittinggi, Eri Iswandi, yang menyampaikan, kegiatan ini penting dilakukan karena ibadah haji merupakan salah satu ibadah fisik yang memerlukan waktu cukup lama dan di laksanakan di luar negeri yang memiliki kondisi lingkungan yang berbeda dengan negara Indonesia, sehingga memerlukan kondisi tubuh yang bugar. (Dina)







0 Komentar