Bukittinggi, Tanamonews.com - Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) gelar sidak pasar jelang Ramadhan 1445 H. Sidak pasar dilaksanakan di Pasar Bawah Bukittinggi, Senin (04/03).
Wali Kota Bukittinggi, melalui Asisten II Setdako Bukittinggi, Rismal Hadi, menjelaskan, sidak pasar dilaksanakan dalam rangka pengendalian harga pangan jelang Ramadhan 1445 H. Dimana, berkembang informasi di tengah masyarakat, terjadi kenaikan harga beberapa kebutuhan masyarakat.
"Dari pantauan TPID Kota Bukittinggi melalui berbagai media, baik cetak, elektronik maupun online, bahwa secara nasional terjadi kenaikan harga bahan pokok khususnya beras. Disamping kenaikan, juga terjadi kelangkaan di beberapa daerah. Namun dari pantauan tim TPID, di Bukittinggi harga masih relatif normal dan stok tersedia dengan cukup di kios penjualan beras. Kalaupun terjadi kenaikan itu hanya untuk beras premium komodis lokal spt beras kuriak kusuik yg dijual dikisaran 16.000,-/kg naik sekitar Rp1.000,-," jelasnya.
Untuk intervensi harga, Pemko Bukittinggi bersama Bulog telah bekerjasama dengan 27 mitra untuk pendistribusian dan perdagangan beras SPHP. Beras itu dijual dengan harga Rp11.500 per kg.
"Jadi bagi warga yang agak berat membeli beras premium, dapat membeli beras SPHP dengan kualitas yang tidak kalah baiknya dengan harga Rp11.500 per kg. Karena ini merupakan program pemerintah yang jika ada oknum yang bermain dengan harga beras ini, dapat langsung dilaporkan," tambahnya.
Kemudian, lanjutnya, dari hasil rakor, stok pangan untuk Bukittinggi, juga mash cukup sampai bulan April 2024 mendatang. Hal yang sama juga terjadi pada pangan lainnya. Telur ayam dijual dengan harga Rp28.900,- per kg. Cabe merah keriting dijual dengan harga Rp72.000-per kg. Cabe merah besar dijual dengan harga Ro46.000.- per ka dan bawana merah dijual dengan harga Rp. 30.000,-. per kilogram.
Riyha salah satu pedagang di Pasar bawah menjerit, karena sebagian besar harga sembako naik, dan pedagangpun kesulitan mendapatkan pasokan yang akan dijual. Ia berharap, dengan adanya sidak tersebut, dapat menimalisir kenaikan harga. ( Dina )







0 Komentar