Tanamonews.com, Pesisir Selatan — PT Kemilau Permata Sawit (KPST) menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak banjir di Kabupaten Pesisir Selatan dengan menyerahkan bantuan logistik ke Posko Pusdalops BPBD Pesisir Selatan, Senin (1/12). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Manager PT KPST, Merzon Efendi, bersama jajaran staf perusahaan.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebagai langkah terkoordinasi untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran. BPBD kemudian bertugas mendistribusikan bantuan ke wilayah terdampak sesuai prioritas lapangan.
Dalam penyaluran kali ini, PT KPST membawa paket sembako yang menjadi kebutuhan utama masyarakat di masa tanggap darurat. Di antara bantuan tersebut terdapat 25 karung beras yang diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang terdampak banjir.
Selain itu, perusahaan juga menyerahkan 4 dus minyak goreng sebagai bahan pokok yang diperlukan untuk kebutuhan dapur masyarakat. Bantuan minyak goreng ini menjadi salah satu komoditas penting yang banyak dicari warga di lokasi pengungsian.
Untuk memenuhi kebutuhan pangan cepat saji, PT KPST turut menyediakan 15 dus mie instan. Bahan makanan ini menjadi pilihan utama di tengah minimnya fasilitas memasak dan keterbatasan akses terhadap bahan pangan segar.
Paket bantuan turut dilengkapi dengan biskuit sebagai makanan darurat, sarden sebagai lauk siap saji, serta air mineral mini yang sangat dibutuhkan warga, terutama pada daerah yang terdampak kerusakan jaringan air bersih akibat banjir.
Manager PT KPST, Merzon Efendi, menegaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami merasa berkewajiban hadir dan membantu ketika masyarakat membutuhkan. Semoga bantuan ini memberi manfaat nyata bagi warga terdampak,” ujarnya.
BPBD Pesisir Selatan mengapresiasi dukungan dari PT KPST yang dinilai membantu memperkuat kapasitas posko dalam memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi. Menurut BPBD, kontribusi dunia usaha sangat diperlukan mengingat cakupan dampak banjir yang cukup luas.
Setelah diterima di posko Pusdalops, bantuan logistik tersebut langsung dikelompokkan berdasarkan jenis dan kebutuhan prioritas untuk kemudian disalurkan ke nagari-nagari yang paling terdampak. Beberapa wilayah yang aksesnya mulai terbuka langsung menjadi prioritas distribusi.
Solidaritas berbagai pihak, termasuk perusahaan seperti PT KPST, menjadi kekuatan penting dalam penanganan bencana di Pesisir Selatan. Pemerintah daerah berharap kerja sama semacam ini terus berlanjut untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak. (*)







0 Komentar