Tanamonews.com, Dharmasraya – Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Bupati Dharmasraya, Annisa, menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya merata, tetapi juga bermakna. Sektor infrastruktur jalan, yang menjadi urat nadi perekonomian daerah, menjadi fokus utama dengan capaian signifikan di tahun pertama. Langkah taktis melalui akselerasi rehabilitasi dan rekonstruksi jalan APBD kini mulai dinikmati masyarakat, dengan total penanganan mencapai 24,7 kilometer.
Kehadiran fisik jalan yang mulus di berbagai titik menandai awal transformasi konektivitas di Bumi Mekar. Beberapa ruas krusial yang berhasil direhabilitasi antara lain Simpang Tabek – Padang Laweh (6,8 km), Lawai – Sitiung (4,4 km), serta Simpang Microwave – Sungai Duo (5,2 km). Tak berhenti di sana, sentuhan pembangunan juga menjangkau perbaikan ruas Pulai – Simpang Tabek (4,4 km), Ampalu – Koto Salak (3,2 km), serta Simpang Blok E – Sipangkur (0,72 km).
Kolaborasi Strategis: Jalan "Mulus", Ekonomi Tumbuh
Bupati Annisa menyadari bahwa anggaran daerah memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, pendekatan kolaboratif diterapkan dengan merangkul sektor swasta. Melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR), Pemkab Dharmasraya berhasil menyinergikan kekuatan Pemda dan perusahaan untuk mempercepat perbaikan infrastruktur.
Sinergi ini berhasil merampungkan akses penting seperti jalur Nagari Lubuk Besar menuju Kantor Camat, penghubung Koto Salak – Koto Baru, hingga pengerasan jalan di Jorong Labu dan Jorong Sungai Limau, Nagari Banai. Ini adalah bukti bahwa kolaborasi adalah kunci percepatan pembangunan.
Komitmen Berkelanjutan: Konektivitas Tanpa Batas
Program perbaikan jalan dirancang komprehensif, mencakup urat nadi ekonomi masyarakat: Simpang SMKN 1 Sungai Rumbai – Pasar Sungai Rumbai, jalur Abai Siat – Batas Solok Selatan sepanjang 7 km yang progresnya dimulai intensif sejak 1 Maret, hingga jalan poros Nagari Sitiung – Tabek Panyubarangan.
Pemerintah daerah juga tidak abai pada pemerataan wilayah, yang terbukti dengan sentuhan perbaikan di Nagari Tiumang, Lintas Silago – Muaro Momong, serta jalur vital Lintas Sungai Dareh – Sungai Kilangan.
Proyeksi Masa Depan: Peningkatan Kualitas Hidup
Bukti keseriusan Annisa dalam menuntaskan isu infrastruktur ditunjukkan dengan rencana masif di tahun kedua. Pada April 2026, rehabilitasi infrastruktur tambahan akan kembali digenjot, mencakup minimal 14 ruas jalan dan 15 jembatan dengan estimasi anggaran Rp53,8 miliar.
Pembangunan ini melampaui sekadar aspal dan beton. Buktinya, sebanyak 700 titik lampu penerangan jalan ditargetkan rampung pada Maret 2026, memberikan rasa aman dan menghidupkan geliat ekonomi warga di malam hari.
Seluruh upaya ini adalah wujud nyata dari visi besar "Dharmasraya Sejahtera Merata". Tahun pertama Annisa memimpin bukan sekadar tentang membangun jalan, melainkan membangun kepercayaan dan membuka jalan menuju masa depan Dharmasraya yang lebih cerah.(DR)







0 Komentar