PIMRED : ROBBY OCTORA ROMANZA (WARTAWAN UTAMA)

6/recent/ticker-posts
"SEBAR LUASKAN INFORMASI KEGIATAN DAN PROMOSI USAHA ANDA DISINI"

Anomali Positif di Jantung Sumatera: Transformasi Ekonomi Dharmasraya Melampaui Kurva Provinsi

Tanamonews.com, Dharmasraya – Di saat peta ekonomi regional Sumatera Barat menunjukkan tanda-tanda perlambatan akibat dinamika global dan faktor bencana, Kabupaten Dharmasraya justru muncul sebagai anomali positif yang menyita perhatian. 

Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar di Pulau Punjung, Senin (6/4/2026), Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan apresiasi tinggi atas capaian pembangunan makro Dharmasraya tahun 2025 yang dinilai sangat progresif. 

Satu Tahun Menuju Puncak: Membalikkan Keadaan dengan Presisi

Dharmasraya mencatatkan sejarah pembangunan yang langka. Hanya dalam rentang waktu satu tahun (2024–2025), daerah berjuluk Ranah Cati Nan Tigo ini berhasil melakukan "lompatan kuantum". 

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis melalui Dinas Kominfo Dharmasraya, lima indikator makro utama kini telah melampaui rata-rata capaian kabupaten/kota di Sumatera Barat: 

Pertumbuhan Ekonomi yang Agresif: Dharmasraya mencatatkan pertumbuhan 3,79%, melampaui rata-rata provinsi yang berada di angka 3,37%.

Ketangguhan Menekan Kemiskinan: 

Angka kemiskinan ditekan hingga menyentuh 4,61%, jauh lebih impresif dibandingkan rata-rata provinsi yang berada di level ±5,31%.

Efektivitas Pasar Tenaga Kerja: 

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menyusut menjadi 5,51%, mencerminkan daya serap tenaga kerja yang lebih baik dibanding rata-rata provinsi (±5,62%).

Peningkatan Kesejahteraan Riil :

Pendapatan per kapita masyarakat melonjak signifikan dari Rp58,7 juta menjadi Rp62,0 juta per tahun.

Kemandirian Fiskal: Di tengah tekanan anggaran, Dharmasraya menunjukkan performa solid dengan realisasi PAD yang mencapai 100,22%. 

Meskipun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih berada di angka 75,70—sedikit di bawah rata-rata provinsi 77,27—tren kenaikannya menunjukkan progres yang konsisten menuju kualitas SDM unggul. 

Visi "Catur Strategi" Bupati Annisa Menuju 2027

Menghadapi kebutuhan pembangunan tahun 2027 yang diprediksi mencapai Rp2 triliun, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, telah menyiapkan navigasi cerdas melalui empat pilar strategi utama: 

Hilirisasi Ekonomi & BUMD:

Mengubah wajah daerah dari sekadar penyedia bahan mentah menjadi pusat industri melalui penguatan BUMD di sektor pengolahan pangan dan kelapa sawit.

Optimalisasi "Raksasa Fiskal" : 

Mengejar potensi PAD dari sektor korporasi perkebunan, pertambangan, hingga Pajak Air Permukaan untuk membiayai pembangunan mandiri.

Injeksi Sektor Riil:

Memperkuat daya beli masyarakat melalui revitalisasi pasar, penguatan UMKM, dan penciptaan ekosistem investasi swasta yang kondusif.

Kolaborasi Nasional: 

Aktif melakukan lobi strategis ke pemerintah pusat untuk mengamankan anggaran infrastruktur pelayanan dasar, termasuk perbaikan jalan dan akses air bersih. 

Epilog: Lokomotif Baru Sumatera Barat

Dharmasraya hari ini bukan lagi daerah yang sekadar mengikuti arus. Dengan kepemimpinan yang progresif dan data yang solid, Dharmasraya sedang menulis ulang narasinya sebagai lokomotif baru kemajuan ekonomi di wilayah selatan Sumatera Barat.

Transformasi ini adalah bukti bahwa dengan visi yang jelas, batasan fiskal bukanlah penghalang untuk menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi rakyat.(Dimetri R)

Posting Komentar

0 Komentar





Selamat datang di Portal Berita, Media Online : www.tanamonews.com, atas nama Redaksi mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner and Founding : Indra Afriadi Sikumbang, S.H. Tanamo Sutan Sati dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza