Tanamonews.com, Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat struktur ekonomi daerah melalui sektor transmigrasi. Mengutip informasi resmi dari Dinas Transmigrasi Kabupaten Dharmasraya, Pemkab baru saja menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Tim Ahli LPPM Universitas Andalas (UNAND) guna membedah Analisis Potensi Kawasan Transmigrasi, Jumat (17/04/2026).
Langkah ini diambil sebagai fondasi krusial sebelum ditetapkannya dokumen Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT). Sinergi ini juga melibatkan Kabid Transmigrasi Disnakertrans Provinsi Sumatera Barat, instansi vertikal, serta para Wali Nagari terkait.
Membangkitkan Kejayaan Masa Lalu
Program ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan upaya strategis untuk mengembalikan marwah Dharmasraya sebagai salah satu destinasi transmigrasi tersukses di Indonesia.
Ke depan, transmigrasi tidak lagi dipandang sebagai perpindahan penduduk semata, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang harus selaras dengan Dokumen RTRW serta RPJP Kabupaten Dharmasraya.
Potensi Strategis Nagari Banai
Dalam analisis tersebut, Nagari Banai muncul sebagai kandidat kuat lokasi penempatan transmigrasi. Wilayah ini memiliki modalitas yang sangat matang, yakni lahan seluas 893,77 Hektar dengan status Clear and Clean (CnC).
Tak hanya soal legalitas lahan, kualitas tanah di Nagari Banai yang berjenis Kambisol menjadi keunggulan kompetitif. Jenis tanah ini dinilai sangat ideal untuk mendukung produktivitas tanaman tahunan seperti kelapa sawit, karet, kopi, kakao, hingga teh, yang merupakan komoditas unggulan pasar.
Sinergi Kawasan dan Konektivitas
Konsep pengembangan yang diusung bersifat inklusif. Nagari Banai nantinya tidak akan berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dalam satu kesatuan delineasi dengan sekitar 30 nagari penyangga. Konektivitas ini diharapkan mampu menciptakan efek domino pembangunan yang merata di seluruh kawasan.
Hasil dari FGD ini nantinya akan dituangkan ke dalam Dokumen Analisis Potensi Kawasan Transmigrasi untuk kemudian disempurnakan menjadi RKT yang aplikatif. Dengan perencanaan yang matang dan riil, era baru transmigrasi Dharmasraya diharapkan mampu membawa kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Penulis: Dimetri R







0 Komentar