Tanamonews.com, Padang – CEO Basko Group, Basrizal Koto, mengajak calon wisudawan Universitas Negeri Padang (UNP) ke-143 periode Juni 2026 untuk tidak takut bermimpi besar dan berani memulai perjalanan karier dari pekerjaan apa pun. Pesan tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam Pembekalan Wisudawan UNP di Auditorium UNP, Senin (29/6/2026).
Di hadapan ribuan calon lulusan, pengusaha nasional asal Sumatera Barat itu membagikan perjalanan hidupnya yang penuh keterbatasan. Ia mengisahkan berasal dari keluarga sederhana, tidak sempat menikmati pendidikan tinggi, bahkan sejak kecil harus hidup serba kekurangan. “Saya tidak sekolah tinggi karena saya miskin. Tetapi bukan berarti saya tidak punya kemampuan. Jangan pernah takut bermimpi hanya karena keadaan,” ungkap Basrizal. “Untuk mencapai mimpi, kita harus siap bekerja apa saja. Jangan memilih-milih pekerjaan di awal. Ijazah itu tetap penting, tetapi jangan sampai membuat kita malu memulai dari bawah,” pesannya.
Pria yang kerap disapa Basko ini menilai keberanian mengambil langkah pertama merupakan kunci utama kesuksesan. Bahkan, menurutnya, seseorang sudah selangkah lebih dekat menuju keberhasilan ketika berani memulai, meskipun dengan pekerjaan yang tidak sesuai bidang studi. “Kalau kita berani memulai sesuatu, bagi saya kita sudah sukses setengah jalan. Yang penting jangan takut mencoba,” katanya. Dalam kesempatan itu, Basrizal juga mendorong generasi muda Minangkabau untuk mempertahankan semangat merantau sebagai jalan memperluas pengalaman dan membangun masa depan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui kerja keras, keberanian mengambil peluang, serta konsistensi dalam berusaha.
Selain Basrizal Koto, pembekalan juga menghadirkan Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat sekaligus Ketua Dekranasda Sumbar, Harneli Bahar Mahyeldi. Dalam sesi motivasinya, Harneli menceritakan perjalanan hidupnya bersama Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, sejak masa-masa awal membangun keluarga dengan berbagai keterbatasan hingga akhirnya dipercaya memimpin daerah. Melalui kisah tersebut, Harneli mengajak para calon wisudawan untuk tidak mudah menyerah menghadapi tantangan setelah lulus kuliah. Menurutnya, keberhasilan dibangun melalui kesabaran, ketekunan, dukungan keluarga, serta kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
Kegiatan pembekalan wisudawan dan campus hiring ini sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Padang dalam mendukung SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan memperluas akses terhadap kesempatan kerja, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, dunia usaha, dan pemerintah dalam mendukung pengembangan karier lulusan.







0 Komentar