PIMRED : ROBBY OCTORA ROMANZA (WARTAWAN UTAMA)

6/recent/ticker-posts
"SEBAR LUASKAN INFORMASI KEGIATAN DAN PROMOSI USAHA ANDA DISINI"

Terobosan Taktis Bupati Annisa: Gandeng Swasta, Akhiri Penderitaan Menahun Warga Timpeh Soal Jalan

Tanamonews.com, Dharmasraya – Langkah nyata dan komitmen penuh diperlihatkan oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani. Dalam upaya mempercepat pemerataan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal, Pemkab Dharmasraya meluncurkan strategi taktis dengan menggandeng pihak swasta untuk merevitalisasi urat nadi perekonomian daerah.

Teranyar, Pemkab Dharmasraya berkolaborasi dengan PT Bina Pratama Sakato Jaya (PT Bina) untuk membangun jalan hotmix sepanjang 1,5 kilometer yang menghubungkan Marga Makmur dengan SP 3 di Nagari Taratak Tinggi, Kecamatan Timpeh. Jalur strategis ini merupakan bagian penting dari akses penghubung wilayah Marga Makmur menuju Beringin Sakti.

Menjawab Penderitaan Menahun dan Janji Politik

Realisasi proyek pengaspalan ini memicu gelombang apresiasi dari masyarakat Nagari Taratak Tinggi. Bagi warga, langkah cepat Bupati Annisa adalah jawaban konkret atas penderitaan menahun yang selama ini mereka rasakan.

Salah seorang warga Nagari Taratak Tinggi, EM Rizal, meluapkan rasa syukurnya melalui jagat maya yang kemudian dikonfirmasi via pesan singkat.

"Alhamdulillah, terima kasih Ibu Bupati Dharmasraya yang telah menepati janjinya untuk pengaspalan jalan dari Marga Makmur ke Beringin Sakti. Ini murni demi kemajuan nagari dan masyarakat," ujar EM Rizal.

Rizal mengenang betapa memprihatinkannya kondisi infrastruktur jalan di kawasan tersebut sebelum tersentuh proyek ini. Sebagai jalur utama yang setiap hari dilintasi kendaraan berat seperti truk pengangkut kelapa sawit dan Crude Palm Oil (CPO), jalanan ini kerap mengancam keselamatan warga.

"Dulu kondisinya kurang baik jika dilewati truk sawit dan CPO. Apalagi di musim hujan, jalanan menjadi sangat licin dan parah, bahkan banyak kendaraan yang sampai terperosok ke dalam parit. Kalau musim panas, debunya bukan main tebalnya, mengganggu kesehatan masyarakat," tambahnya.

Aspirasi dan harapan senada juga mengalir dari tokoh masyarakat setempat seperti MasUda Malanca, Pak Chimen, serta Ook Ahdori Suliman. Mereka mendambakan akses transportasi yang layak dan aman secara menyeluruh.

Skema Kemitraan: Solusi Cerdas Atasi Keterbatasan APBD

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan bahwa pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan menjadi instrumen krusial untuk melipatgandakan volume pembangunan di tengah ketatnya anggaran daerah.

Untuk pembangunan ruas jalan Marga Makmur–SP 3 ini, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah mengalokasikan anggaran melalui APBD sebesar Rp3,96 miliar.

“Jika seluruh pekerjaan, mulai dari lapisan pondasi hingga pengaspalan dibiayai hanya dengan APBD, panjang jalan yang dapat dibangun diperkirakan hanya sekitar 800 meter,” jelas Annisa di Pulau Punjung, Kamis (25/6/2026).

Namun, lewat formula kolaborasi ini, PT Bina mengambil tanggung jawab penuh untuk melaksanakan pekerjaan pengerasan lapisan agregat B dan agregat A sesuai spesifikasi teknis dari konsultan. Setelah fase itu rampung, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan melakukan penilaian teknis sebagai dasar pengaspalan menggunakan APBD.

“Dengan adanya kolaborasi ini, panjang jalan yang dapat dibangun meningkat menjadi 1.500 meter. Artinya, manfaat yang diterima masyarakat menjadi hampir dua kali lipat dibandingkan jika hanya mengandalkan APBD secara tunggal,” tutur Bupati Annisa.

Target Pengerjaan dan Keberlanjutan Jalur Poros

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya, Zakirman, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik di lapangan sudah dikebut oleh PT Bina sejak Mei 2026.Targetnya, penyelesaian lapisan agregat A dapat dituntaskan pada Juli 2026.

“Setelah pengerjaan lapisan A selesai, kami akan langsung melakukan penilaian teknis untuk memastikan kelayakan ruas jalan sebelum memasuki tahap pengaspalan. Selanjutnya, Pemkab Dharmasraya akan melaksanakan proses lelang pekerjaan pengaspalan yang diperkirakan berlangsung pada Agustus mendatang,” rinci Zakirman.

Gayung bersambut, Pimpinan PT Bina Pratama Sakato Jaya, Hendra N. Husni, menyatakan bahwa keterlibatan mereka merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap wilayah operasional perusahaan. Terlebih, usulan ini dikawal langsung oleh Wali Nagari Taratak Tinggi hingga ke meja Bupati.

“Kami melihat jalan ini merupakan akses menuju perusahaan yang digunakan bersama oleh masyarakat, sehingga sudah sepatutnya kami ikut berkontribusi,” kata Hendra.

Hendra juga menyatakan kesiapan PT Bina untuk melanjutkan kerja sama secara bertahap demi mendukung penyelesaian jalan poros sepanjang 13 kilometer di kawasan tersebut.

Urat Nadi Aktivitas Publik

Wali Nagari Taratak Tinggi, Debita Darni Sumarja, mewakili ratusan warga yang melintas setiap hari, menyampaikan rasa terima kasih terdalamnya kepada Pemkab dan pihak swasta.

“Ruas jalan Marga Makmur–SP 3 ini adalah urat nadi aktivitas masyarakat. Jalur ini menghubungkan berbagai kepentingan, mulai dari pelayanan administrasi pemerintahan, urusan ekonomi, akses pendidikan, hingga fasilitas kesehatan,” tegas Debita.

Meskipun pengaspalan saat ini dilakukan secara bertahap dan belum mencakup seluruh badan jalan, warga mengaku sangat memaklumi proses tersebut. Mereka menaruh harapan besar agar konsistensi pembangunan ini terus terjaga.

"Walaupun belum semuanya selesai, semoga tahun depan pembangunan ini akan berlanjut terus tanpa putus di bawah kepemimpinan Ibu Bupati," harap warga setempat.

Bagian dari Gerakan Kolaborasi Massal

Proyek di Kecamatan Timpeh ini rupanya bukan gerakan tunggal. Pembangunan jalan ini merupakan satu dari lima titik pembangunan kolaboratif yang sukses digalang oleh Pemkab Dharmasraya bersama dunia usaha. Empat titik strategis lainnya meliputi:

  • Jalan Koto Gadang: Dikerjakan secara keroyokan oleh konsorsium lima perusahaan.
  • Jalan Wonotiung–Koto Salak: Dieksekusi oleh PT DSL.
  • Bukit Hujan: Dilaksanakan oleh PT TKA.
  • Jalan Sinamar: Dioptimalkan melalui kerja sama dengan KUD setempat.

Lewat sinergi lintas sektor yang solid ini, Pemkab Dharmasraya membuktikan bahwa keterbatasan fiskal bukan menjadi penghalang, melainkan pemantik inovasi demi menghadirkan infrastruktur yang aman, layak, dan menyejahterakan masyarakat. Penulis : Dimetri Robby

Posting Komentar

0 Komentar





Selamat datang di Portal Berita, Media Online : www.tanamonews.com, atas nama Redaksi mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner and Founding : Indra Afriadi Sikumbang, S.H. Tanamo Sutan Sati dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza