PIMRED : ROBBY OCTORA ROMANZA (WARTAWAN UTAMA)

6/recent/ticker-posts
"SEBAR LUASKAN INFORMASI KEGIATAN DAN PROMOSI USAHA ANDA DISINI"

Dialog Hangat Berbumbu Seloroh, Perjuangan Bupati Annisa Sukses Amankan Pupuk Gratis Rp5,6 Miliar untuk Petani Dharmasraya

Tanamonews.com, Dharmasraya – Suasana penuh kehangatan dan kegembiraan mewarnai momen penyerahan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) pertanian di Kabupaten Dharmasraya. Komitmen total Bupati Annisa Suci Ramadhani dalam memperjuangkan nasib petani di tingkat pusat kembali membuahkan hasil konkret yang langsung menyentuh hajat hidup masyarakat bawah.

Melalui sinergi kuat dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Bupati perempuan yang dikenal sangat pro-rakyat ini sukses merealisasikan program bantuan pupuk dan pestisida gratis berskala besar untuk kelompok tani berbasis koperasi. 

Salah satu penerima manfaat utamanya adalah KUD Bukit Jaya di Kecamatan Tiumang, dengan total nilai bantuan fantastis mencapai Rp5,6 Miliar untuk jangka waktu dua tahun. Melalui unggahan di akun media sosial resminya, Bupati Annisa Suci Ramadhani membagikan langsung rasa syukurnya atas pencapaian besar ini.

"Beberapa minggu yang lalu kami menyerahkan bantuan pupuk untuk beberapa KUD yang menerima bantuan pupuk dan pestisida tahun ini dari pemerintah pusat yaitu BPDP, salah satunya kelompok KUD Bukit Jaya di Tiumang senilai lebih dari Rp5 Miliar," tulis Annisa dalam pernyataan tertulisnya.

Candaan Hangat di Tengah Naiknya Harga Pupuk

Momen menarik dan sangat humanis terekam jelas dalam unggahan video di akun resmi sang Bupati saat acara peresmian penyaluran bantuan. Di hadapan ratusan pasang mata, Bupati Annisa sempat berseloroh menyikapi keluhan para petani terkait tingginya ongkos produksi pertanian saat ini.

"Kita catat sekarang harga pupuk naik," ujar Bupati Annisa dalam pidatonya dengan penuh perhatian. Mendengar hal itu, seorang warga yang hadir spontan menyahut dengan candaan khas, "Pindah harga, enggak naik Buk... Pindah harga!" seloroh warga tersebut yang langsung memicu gelombang tawa riuh di lokasi acara.

Merespons candaan spontan warganya, Bupati Annisa pun ikut tersenyum hangat dan menyambut akrab istilah tersebut. "Pindah harga... Nyindirnya gitu, ya, pindah harga," balas Bupati Annisa disusul tawa renyah bersama masyarakat.

Di tengah situasi tantangan harga itulah, kehadiran negara melalui advokasi gigih Bupati Annisa dirasakan sangat krusial bagi ketahanan ekonomi warga. Pada tahap pertama ini, bantuan dikucurkan untuk lahan seluas 222 hektar yang mencakup kebutuhan 88 Kepala Keluarga (KK).

"Nah, jadi daerah Dharmasraya yang komoditas utamanya kelapa sawit ini, kita harus pintar-pintar nih mempercepat bantuan seperti ini. Kita segerakan bantuan untuk tahap dua dan tahap tiga, agar seluruh anggota kelompok bapak/ibu bisa merasakan bantuan pupuk gratis," tegas Bupati Annisa disambut teriakan "Senang!" dan "Luar biasa, thank you Ibuk!" dari warga yang hadir secara emosional.

Testimoni KUD: Solusi Konkret Dongkrak Produktivitas

Dampak nyata dari gigihnya perjuangan Bupati Annisa di tingkat pusat diakui langsung oleh pengurus koperasi di lapangan. Bantuan sarpras yang disalurkan melalui jalur pemerintah daerah berbasis kelompok tani ini dinilai menjadi penyelamat di tengah melambungnya harga pupuk nonsubsidi.

"Untuk dua tahun kami mendapatkan bantuan sebesar Rp5,6 Miliar, yang mana tentu sangat membantu petani kami dalam meningkatkan produktivitas. Sekarang harga pupuk sangat mahal, jadi dengan adanya pupuk gratis untuk petani-petani kita yang alhamdulillah sudah mulai diaplikasikan, ini sangat membantu sekali," ungkap perwakilan Pengurus KUD Bukit Jaya dengan nada penuh syukur.

Pintu Bantuan Terbuka Lebar untuk Semua Sektor

Tak ingin ada tebang pilih, Bupati Annisa Suci Ramadhani menginstruksikan Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya untuk bergerak cepat mengawal program ini agar bisa diakses oleh sebanyak-banyaknya masyarakat tani di lapangan. Dokumen dan syarat pengajuan dapat dicek langsung ke Kantor Dinas Pertanian atau melalui tautan resmi yang disediakan pemerintah daerah.

Lebih jauh, keadilan sosial juga ditunjukkan Bupati Annisa dengan merangkul sektor lain. Bagi petani komoditas non-sawit, palawija, hortikultura, hingga para peternak, pemerintah telah mengamankan berbagai program stimulus lintas sektor, baik dari anggaran pusat, provinsi, maupun kabupaten.

Masyarakat diimbau untuk aktif menjemput bola dan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, pihak Kecamatan, ataupun Wali Nagari setempat guna mengklaim program-program bantuan tersebut. "Semoga upaya kita ini bisa meringankan beban petani dan meningkatkan produksi perkebunan serta pertanian di Dharmasraya," pungkas Bupati Annisa, menutup harapannya demi Bumi Mekar Dharmasraya yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Penulis: Dimetri Robby

Posting Komentar

0 Komentar





Selamat datang di Portal Berita, Media Online : www.tanamonews.com, atas nama Redaksi mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner and Founding : Indra Afriadi Sikumbang, S.H. Tanamo Sutan Sati dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza