PIMRED : ROBBY OCTORA ROMANZA (WARTAWAN UTAMA)

6/recent/ticker-posts
"SEBAR LUASKAN INFORMASI KEGIATAN DAN PROMOSI USAHA ANDA DISINI"

Jangan Biarkan Kemenakan Hidup Buta, Ninik Mamak dan Polres Tanah Datar Bahas Perlindungan Generasi Muda

Tanamonews.com – "Jangan pernah meninggalkan kemenakan dalam keadaan buta, tidak mengerti, atau tidak punya pegangan hidup yang benar." Pesan tegas ini disampaikan para tokoh adat dalam pertemuan strategis antara Polres Tanah Datar dan Ninik Mamak se-Kabupaten Tanah Datar di Masjid Al-Mustaqim, Lima Kaum, Selasa (2/6/2026).

Pertemuan ini bertema "Satukan Hati dalam Langkah Nyata Penanggulangan Masalah Sosial dan Penyimpangan Perilaku. Acara ini dihadiri para tokoh kunci yang sekaligus menjadi Narasumber/Pateri yaitu : Narasumber: 

  1. Kapolres Tanah Datar AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K.
  2. Mursa  Fahrizal Khatik Rajo Mangkuto 
  3. Ketua Bakor KAN Basrizal Dt. Pangulu Basa 
  4. Ketua LKAAM Tanah Datar H. Aresno Dt. Andomo, S. Ag
  5. Amir Syarifudin Dt. Mangkudum Sati
  6. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Datar saat ini adalah Ustadz H. Yendri Junaidi, Lc., MA.

Tujuannya satu yaitu  mencari solusi nyata atas ancaman perilaku menyimpang seperti LGBT dan pergaulan bebas yang kian mengkhawatirkan. Kapolres menegaskan bahwa tantangan zaman semakin berat, sehingga nilai luhur Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah harus dihidupkan kembali dalam kehidupan nyata, bukan sekadar menjadi slogan. 

Ia mengajak para ninik mamak untuk aktif turun ke nagari dan Rumah Gadang, melakukan dialog antargenerasi guna membimbing anak muda agar tidak tergerus pengaruh negatif. "Penyimpangan perilaku harus ditanggulangi bersama. Sinergi polisi, pemerintah, adat, dan tokoh agama adalah kunci utama menjaga keharmonisan Tanah Datar," ujar Kapolres.

Senada dengan itu, para narasumber dan tokoh adat yang hadir menyampaikan pandangan serta strategi yang harus dijalankan bersama. Di antaranya adalah penguatan pendidikan karakter berbasis adat dan agama, menghidupkan kembali peran sentral keluarga, serta meningkatkan pengawasan di lingkungan masyarakat. Para tokoh adat mengingatkan bahwa di Minangkabau, Ninik Mamak memegang peran ganda sebagai pemimpin, guru, sekaligus pelindung bagi kaum dan sukunya. 

Maka dari itu, pencegahan perilaku menyimpang harus dimulai dari rumah tangga, diperkuat di lingkungan, dan dilindungi oleh aturan adat yang tegas. Kegiatan ditutup dengan diskusi terbuka yang menghasilkan berbagai masukan dan saran konstruktif. Semua pihak sepakat berkomitmen mewujudkan Tanah Datar yang madani, di mana generasi muda tumbuh dalam lindungan nilai agama dan adat, jauh dari ancaman penyimpangan sosial.

Posting Komentar

0 Komentar





Selamat datang di Portal Berita, Media Online : www.tanamonews.com, atas nama Redaksi mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner and Founding : Indra Afriadi Sikumbang, S.H. Tanamo Sutan Sati dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza