PIMRED : ROBBY OCTORA ROMANZA (WARTAWAN UTAMA)

6/recent/ticker-posts
"SEBAR LUASKAN INFORMASI KEGIATAN DAN PROMOSI USAHA ANDA DISINI"

Satu Hari yang Monumental: Jejak Visioner Annisa Suci Ramadhani di Jakarta, Borong Alsintan hingga Pukau Forum Nasional

Tanamonews.com, Jakarta – Dinamika kepemimpinan Kabupaten Dharmasraya kini memasuki babak baru yang progresif dan penuh determinasi. Melalui sebuah video unggahan di akun resmi miliknya bertajuk "POV 1 Hari Bupati Annisa", publik disuguhkan potret nyata bagaimana Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, bergerak taktis dalam konstelasi birokrasi pusat demi membawa perubahan konkret bagi daerahnya. Rabu, (29/07/26)

Hanya dalam waktu 24 jam di Jakarta, pemimpin muda yang dikenal cerdas dan visioner ini berhasil menuntaskan misi maraton lintas kementerian. Ia sukses membawa pulang bantuan teknologi pertanian skala besar, memukau panggung nasional di BRIN, hingga menyelesaikan benang kusut agraria rakyat.

Diplomasi Pangan Radikal: Sukses Amankan Miliaran Rupiah Bantuan Alsintan

Langkah taktis Annisa dimulai lewat audiensi intensif di Kementerian Pertanian RI. Didampingi Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Andi Nur Alamsyah serta Direktur Pasca Panen Rizal Ismail, Annisa menyuarakan realitas pahit yang dihadapi para petani di Dharmasraya. Ia menyoroti proses pengeringan padi yang masih manual—sebuah metode kuno yang tidak efektif dan sangat berisiko memicu gagal panen total saat musim penghujan tiba.

Argumen data yang disodorkan Annisa berbuah manis. Tidak tanggung-tanggung, Dharmasraya sukses memborong paket bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) modern dalam jumlah masif:

  • Bantuan Pasca Panen: 2 unit UV Dryer, 1 unit Vertical Dryer, 1 unit Combine Harvester, dan 2 unit Power Thresher.
  • Antisipasi Kekeringan: 20 buah pompa air ukuran 6 inci dan 50 buah pompa air ukuran 3 inci.
  • Bantuan Pra-Panen: 10 unit Traktor Roda 2 dan 50 unit Traktor Roda 4.
  • Modernisasi Agraria: 1 unit Drone canggih untuk pemetaan lokasi lahan pertanian.

Bantuan ini menjadi lompatan kuantum bagi modernisasi pertanian Dharmasraya guna mendongkrak kesejahteraan petani secara eksponensial.

Satu-satunya dari Luar Jawa: Inovasi 'LADO KUTU' Annisa Pukau Leimena Conference 2026

Kapasitas Annisa sebagai bintang baru pemimpin visioner di level nasional kian sahih saat dirinya hadir di Auditorium BRIN Jakarta, Senin (27/07/2026). Dalam ajang bergengsi Leimena Conference 2026 yang dihelat Kementerian Kesehatan RI, Annisa menorehkan prestasi membanggakan sebagai satu-satunya kepala daerah dari luar Pulau Jawa yang diundang sebagai pembicara dalam sesi Leaders Talk.

Di hadapan para pemangku kebijakan nasional, Annisa dengan lugas memaparkan strategi Pemkab Dharmasraya dalam memperkuat Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP). Salah satu yang mencuri perhatian nasional adalah inovasi lokal bernama LADO KUTU.

"Salah satu inovasi kita adalah LADO KUTU namanya. Ini artinya kita mendatangkan Dokter ke PUSTU-PUSTU (Puskesmas Pembantu). Tujuannya sama, mendekatkan akses kepada masyarakat," ujar Annisa dalam kutipan resminya yang sarat ketegasan.

Annisa secara jernih membedah tantangan geografis dan sosiologis daerah yang dipimpinnya.

"Di dalam keadaan challenge di mana nakes langka, jarak yang jauh, kemudian literasi kesehatan masyarakat yang masih rendah, maka peranan PUSTU, kader, perawat, dan bidan itu bukan main luar biasa. Kader dan bidan ini yang menjadi ujung tombak untuk mereka datang ke rumah," urai Annisa.

Dengan narasi yang menyentuh namun berbobot, ia melayangkan diplomasi humanis agar pemerintah pusat tidak menutup mata pada daerah pinggiran.

"Kebutuhan itu perlu diperhatikan: kelayakan PUSTU, dokter berkantor di PUSTU, kemudian kelengkapan sarana untuk screening awal ini sangat penting untuk kesuksesan integrasi layanan primer di daerah-daerah yang memang masih terbatas nakes maupun faskesmasnya. Kami sangat berharap ini kita sempurnakan, dan harapan kami adalah kami yang kecil-kecil mungil di ujung ini dapat perhatian, tidak semakin tertinggal dari yang lain," pungkasnya yang langsung disambut riuh apresiasi peserta forum.

Keadilan Konflik Plasma & Kebangkitan Kopi Rakyat

Menjelang petang, energi Annisa seolah tanpa batas. Ia melanjutkan agenda ketiga dengan menemui Plt. Dirjen Perkebunan, Heru Tri Wadarto. Pertemuan konsultatif ini secara khusus mengupas jalan keluar terbaik untuk penyelesaian sengketa lahan perkebunan plasma yang berkeadilan, seimbang, dan menguntungkan baik bagi pihak perusahaan maupun hak-hak masyarakat adat.

Sebagai sekoci tambahan untuk ekonomi kerakyatan, dari ruangan Dirjen BUN ini, Annisa kembali berhasil mengamankan bantuan bibit kopi unggulan yang diproyeksikan untuk menghidupkan 30 hektar perkebunan kopi rakyat di Dharmasraya.

Sisi Humanis: Menutup Hari dengan Kehangatan Keluarga

Meski seharian bertarung di panggung birokrasi tertinggi negara dan menembus kemacetan Jakarta, Annisa membuktikan bahwa dirinya adalah sosok yang seimbang. Sebelum menutup malam panjangnya, ia menyempatkan diri melepas rindu dan merayakan momen sakral keluarga: Hari ulang tahun sang nenek tercinta.

"Selamat ulang tahun uyut," tulis Annisa hangat dalam unggahannya. Sebuah penutup hari yang manis, merefleksikan bahwa di balik ketegasan sang bupati dalam memimpin daerah, ada hati seorang cucu yang penuh hormat dan kasih sayang pada akar keluarganya.

Satu hari penuh aksi dari Annisa Suci Ramadhani memberikan pesan kuat: Dharmasraya tidak lagi sekadar menonton di pinggiran, tetapi kini aktif menjemput masa depan di panggung utama Indonesia. Penulis : Dimetri Robby

Posting Komentar

0 Komentar





Selamat datang di Portal Berita, Media Online : www.tanamonews.com, atas nama Redaksi mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner and Founding : Indra Afriadi Sikumbang, S.H. Tanamo Sutan Sati dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza