Tanamonews.com - Komitmen Pemerintah Kota Solok dalam memperkuat sektor pertanian kembali ditunjukkan melalui penyerahan bantuan Program Optimasi Lahan Non Rawa (Oplah) Tahun Anggaran 2026 kepada 19 kelompok tani. Bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., di kawasan Hamparan Sawah Solok, Senin (20/7/2026).
Program Oplah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian, mengoptimalkan pemanfaatan lahan non rawa, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional. Bantuan yang diterima masing-masing kelompok tani disesuaikan dengan kebutuhan serta luas lahan yang dikelola. Diharapkan, dukungan tersebut mampu mendorong peningkatan hasil panen dan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan para petani.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ramadhani menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan kepada Kota Solok melalui berbagai program pembangunan sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga pada komitmen para petani dalam memanfaatkan bantuan secara optimal dan bertanggung jawab.
"Bantuan ini merupakan amanah yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Saya berharap program Optimasi Lahan Non Rawa ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian, mempertahankan bahkan meningkatkan surplus ketahanan pangan Kota Solok, serta mendukung cita-cita swasembada pangan nasional," ujar Wali Kota. Ramadhani juga mengajak seluruh kelompok tani untuk terus menjaga semangat gotong royong, meningkatkan inovasi dalam pengelolaan lahan, serta memanfaatkan teknologi pertanian agar hasil produksi semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Program ini dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian Kota Solok yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sumatera Barat. Dengan produktivitas yang terus meningkat, sektor pertanian diharapkan mampu menjadi penopang perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Kota Solok, Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, para camat dan lurah se-Kota Solok, serta perwakilan dari 19 kelompok tani penerima bantuan. Acara berlangsung penuh antusias sebagai wujud sinergi antara pemerintah dan petani dalam membangun pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.YM







0 Komentar