Tanamonews.com, Jakarta – Komitmen kemanusiaan dan visi besar Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kembali membuahkan hasil nyata di tingkat nasional. Melalui diplomasi taktis dan gerak cepat yang diperjuangkannya langsung ke jajaran pimpinan pusat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) resmi menggelontorkan bantuan dua unit alat medis mutakhir, X-Ray Portable, untuk Kabupaten Dharmasraya.
Langkah strategis ini menjadi angin segar sekaligus amunisi baru bagi beranda pelayanan kesehatan di ranah Cati Nan Tigo. Kehadiran inovasi teknologi ini diproyeksikan mampu mengakselerasi deteksi dini sekaligus memutus mata rantai penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC) secara radikal hingga ke pelosok nagari.
Kepastian dukungan fasilitas medis ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Oktavianus, Sp.P, FISR, kepada Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, Yosta Defina. Pertemuan tingkat tinggi tersebut berlangsung khidmat di Ruang Kerja Wamenkes, Jakarta, pada Rabu (2/9/2026), dengan didampingi oleh jajaran legislator DPRD Dharmasraya, yakni Teddy Waldian, Fadli Aulia, Sesmi Erli, dan Henrianto.
Apresiasi Pusat terhadap Inisiasi Daerah
Langkah responsif yang diinisiasi oleh Bupati Annisa Suci Ramadhani ini menjadi bukti nyata sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat. Respons cepat dari Kementerian Kesehatan RI dalam mengabulkan usulan dua unit X-Ray Portable ini menegaskan bahwa program kerja yang dibawa Pemkab Dharmasraya dinilai sangat strategis, tepat sasaran, dan sejalan dengan agenda nasional dalam percepatan penanggulangan kasus TBC di Indonesia. Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk legitimasi pusat atas keseriusan kepemimpinan Bupati Annisa dalam melindungi kesehatan warganya.
Menembus Batas Geografis: Manifestasi Kepedulian Bupati Annisa
Dua unit X-Ray Portable ini bukan sekadar bantuan alat medis normatif, melainkan simbol dari manifesto kepedulian Bupati Annisa Suci Ramadhani yang menolak pasrah terhadap keterbatasan akses geografis masyarakatnya. Dengan armada medis jinjing (portable) ini, paradigma pelayanan kesehatan Dharmasraya resmi bergeser: bukan lagi rakyat yang mendatangi rumah sakit, melainkan negara yang hadir langsung mengetuk pintu-pintu rumah warga.
"Ini adalah wujud nyata dari penguatan fundamental yang diarsiteki oleh Ibu Bupati. Bantuan ini mempertegas komitmen pemerintah daerah untuk meruntuhkan sekat-sekat keterbatasan faskes. Tenaga medis kita kini memiliki mobilitas tinggi untuk melakukan tracing terintegrasi, memeriksa kontak erat, dan menyasar kelompok berisiko tinggi langsung di lapangan," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, Yosta Defina, penuh optimisme.
Apresiasi Parlemen atas Kepemimpinan Visioner
Gerakan pro-rakyat yang ditunjukkan oleh Bupati Annisa Suci Ramadhani memantik apresiasi mendalam dari pihak legislatif. Anggota DPRD Dharmasraya, Henrianto, yang mengawal langsung momentum serah terima di Jakarta, menyampaikan rasa kagum dan hormatnya atas persistensi sang Bupati di level kementerian.
“Kami di DPRD memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani. Beliau tidak sekadar memimpin di balik meja, tetapi terjun langsung memperjuangkan hak-hak kesehatan dasar masyarakat Dharmasraya ke pemerintah pusat. Ini adalah bukti sahih dari kepemimpinan yang responsif, inklusif, dan mengutamakan kemudahan akses bagi rakyat kecil,” puji Henrianto. Lebih lanjut, Henrianto juga menyematkan ucapan terima kasih mendalam kepada Kemenkes RI yang telah merespons cepat proposal kemanusiaan dari Pemkab Dharmasraya.
"Dukungan ini sangat menyentuh kebutuhan paling esensial warga kami, terutama di wilayah-wilayah terluar yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas rontgen konvensional. Mudah-mudahan bantuan ini benar-benar memberikan manfaat nyata dan membantu tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan secara lebih luas," ujarnya. Dengan hadirnya dua unit X-Ray Portable hasil buah pikir dan perjuangan Bupati Annisa ini, Kabupaten Dharmasraya kini menatap era baru pelayanan kesehatan yang lebih humanis, mandiri, berkeadilan, sekaligus mendukung penuh target eliminasi TBC di daerah tersebut. Penulis : Dimetri Robby







0 Komentar