Tanamonews.com, Dharmasraya – Ada kabar super sejuk dari bumi Dharmasraya. Setelah sempat dibayangi ancaman kabut asap akibat musim kemarau, Kabupaten Dharmasraya akhirnya resmi mencatatkan status Zero Hotspot alias nol titik api sejak 12 September 2026 lalu. Kualitas udara yang bersih dan segar kini bisa kembali dinikmati oleh masyarakat.
Pencapaian keren ini tentu tidak datang tiba-tiba. Ada perjuangan luar biasa di baliknya. Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, S.H., LL.M., bersama Wakil Bupati Leli Arni, S.Pd., M.Si, secara khusus melayangkan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam untuk para pahlawan di lapangan.
"Terima kasih atas dedikasi tak kenal lelah dari petugas Damkar, TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat yang sudah berjibaku tanpa pamrih demi mengembalikan udara bersih untuk Dharmasraya," ungkap Bupati Annisa dengan penuh rasa syukur.
Nol Titik Api, Tapi Jangan Kasih Kendor
Meski langit Dharmasraya per pertengahan September ini sudah bersih dari asap, Bupati Annisa buru-buru mengingatkan agar semua pihak tidak terlena. Status zero hotspot ini justru menjadi tantangan untuk tetap menjaga lingkungan agar tetap aman ke depannya.
"Kewaspadaan tetap nomor satu, jangan kasih kendor!" tegasnya. Langkah pencegahannya pun sebenarnya sangat simpel dan bisa dimulai dari diri sendiri. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk lebih peduli, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan yang bisa memicu percikan api di lahan kering.
Selain itu, ada peringatan keras buat siapa saja yang masih nekat membuka atau membersihkan lahan (land clearing) dengan cara dibakar. Ingat, ada hukum tegas yang mengintai. Tindakan membakar hutan dan lahan—baik karena disengaja maupun akibat kelalaian—bisa berujung pada sanksi pidana alias penjara. Jadi, jangan coba-coba ya!
Melihat Asap? Langsung Call ke Sini
Untuk memastikan Dharmasraya tetap aman dan hijau, peran aktif dari warga sangat dinantikan. Kalau kamu kebetulan melihat ada kepulan asap yang mencurigakan atau titik api sekecil apa pun di sekitar hutan dan lahan, jangan ragu untuk langsung melapor.
Petugas sudah menyiapkan saluran siaga cepat melalui Hotline Karhutla & Kemarau di nomor 0821-8440-576. Yuk, kita jaga bareng-bareng hutan kita demi masa depan generasi Dharmasraya yang lebih sehat dan sejahtera merata. Penulis : Dimetri Robby







0 Komentar