Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemko Padang Segera Layangkan Surat Pemberhentian Wako Mahyeldi ke DPRD Kota Padang

Tanamonews | Padang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Amasrul menyampaikan pelayangan surat ke DPRD Padang dilaksanakan setelah Mahyeldi resmi dilantik menjadi Gubernur Sumbar bersama pasangannya Audy Joinaldy oleh Presiden RI Joko Widodo pada, Kamis (25/2/2021) di Istana Negara.

“Secepatnya kita akan kirim, agar pelantikan Wako PAW bisa segera dilaksanakan dan kekosongan jabatan tidak lama terjadi,” ujarnya pada, Kamis (25/2/2021).

Terkait pengganti Walikota, Pemko Padang masih menanti Surat Keputusan (SK) dari Mendagri. Bisa jadi Wawako langsung definitif atau Pejabat Sementara (Pj).

“Kita lihatlah nanti surat yang diterima. Pak Hendri Septa bisa saja langsung di-SK-kan menjadi Walikota definitif atau SK-nya menjadi Pj dulu,” ucapnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Ilham Maulana mengatakan DPRD Kota Padang sifatnya menanti surat masuk dari Pemko Padang.

”Jika telah masuk ke Pimpinan, maka kami bersama Pimpinan dewan lainnya siap agendakan lewat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Padang untuk pemberhentian dan pelewaan yang akan menjabat sebagai Walikota pengganti,” ujar kader Demokrat ini.

Ia berharap agar waktu pemberhentian dan pelewaan sama jadwalnya. Supaya agenda dewan yang telah disusun lewat Bamus tak dempet dan terganggu.

Sementara, Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani mengatakan pelaksanaan pemberhentian dan pelewaan Wako akan dibahas usai Bimtek DPRD Kota Padang.

“Kami sekarang Bimtek di kota Bukittinggi hingga Sabtu. Jika tak ada perubahan, Bamus akan bahas Senin (1/3),” ucap Ketua Partai Gerindra Kota Padang itu.

Soal siapa yang mengisi kursi Wako pengganti lanjutnya lihat saja lusa. Yang jelas siapapun yang duduk, diharapkan mampu membawa Padang ke arah yang lebih baik. Apalagi pandemi corona masih melanda.

Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa, sudah dipastikan bakal segera menjabat Wali Kota Padang. Pasalnya, pasangannya Mahyeldi telah ditetapkan sebagai Gubernur Sumatera terpilih dan rencananya akan dilantik bersama Wakil Gubernur Sumbar terpilih, Audy Joinaldi pada Kamis lalu (25/2/2021).

Saat ini, sosok pengganti Hendri Septa di jabatan Wakil Wali Kota Padang masih menjadi perbincangan. Dengan naiknya Ketua DPD PAN Kota Padang itu menjadi Wali Kota, posisi wakilnya tentu akan ditempati politisi PKS. Sebab Mahyeldi dan Hendri Septa dulu diusung oleh PKS dan PAN.

Ketua Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Sumbar, Muharlion membocorkan sejumlah nama yang akan menempati posisi Wawako Padang.

"Ada enam kader yang telah kami usulkan ke pusat untuk Wakil Wali Kota Padang," kata Muharlion kepada, Rabu (24/2/2021).

Dari 6 orang kader itu, salah satunya adalah Muharlion. Sedangkan 5 orang lainya Irsyad Safar, Rahmat Saleh, Muhidi, Mulyadi Muslim dan Irfan Aulia (kader PKS Pusat).

"Nama kader tersebut diajukan seminggu yang lalu. Dari enam kader itu, kemungkinan mengerucut menjadi tiga orang. Tapi kita masih menunggu proses dari pusat," imbuhnya.

PKS tidak memfokuskan ke satu nama yang diusulkan, minimal ada tiga atau dua nama. Namun, siapapun yang berpeluang, mesti ada kemistrinya dengan pasangannya nanti.

"Kita tidak memastikan ke satu nama. Kalau satu nama, takutnya tidak diterima. Makanya kita menunjuk tiga atau dua nama nantinya. Kemudian siapa yang terpilih, harus ada kemistrinya dengan pasangan kita, Hendri Septa," katanya.

DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Barat akan mengusulkan sejumlah kadernya menjadi calon Wakil Wali Kota Padang mendampingi Hendri Septa yang naik menjadi Wali Kota Padang menggantikan Mahyeldi yang telah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

Ketua DPW PAN Sumbar Indra Dt Rajo Lelo di Padang, Kamis lalu mengatakan penunjukan Wakil Wali Kota Padang sesuai dengan regulasi pihaknya mengacu kepada aturan untuk mengisi posisi wakil wali kota akan diusulkan partai pengusung yakni PKS dan PAN.

Menurutnya, kader PAN juga berkemungkinan dapat terpilih meskipun Hendri Septa juga merupakan kader PAN dan juga Ketua DPD PAN Kota Padang.

"Itu semua tergantung kesepakatan oleh partai pengusung, namanya diusulkan ke DPRD Padang dan siapa yang akan dipilih itu tergantung keputusan di DPRD Padang. PAN akan mengusulkan calon begitu juga PKS," kata dia.

Ia mengatakan PAN dalam menentukan calon nantinya harus melalui DPP PAN, tidak selesai di daerah saja. Pihaknya akan mengusulkan sejumlah nama ke DPP dan DPP lah yang menentukan siapa yang diusulkan nantinya.

"Bisa dari kader partai bahkan bisa juga dari luar partai, semua itu tergantung keputusan DPP," katanya.

Terkait nama-nama yang akan diusulkan ke DPP PAN pihaknya masih merahasiakan, bisa satu nama atau dua hingga tiga nama yag diusulkan ke DPP.

Ia mengatakan kriteria calon harus memenuhi persyaratan sebagai wakil walikota harus paham bagaimana menjalankan roda pemerintahan. Pihaknya akan mengusulkan nama-nama tersebut ke DPP pada minggu depan.

"Siapapun yang ditetapkan sebagai calon tapi belum tentu juga terpilih, yang terpilih bisa dari PKS atau PAN dan yang penting orangnya bisa menjalankan pemerintahan dengan baik, bagaimana bisa memajukan Kota Padang, dan bersinergi dengan yang lain dan walikotanya," katanya. (*)

Posting Komentar

0 Komentar

"Upaya Pemprov Sumbar Membangkitkan Ekonomi dimasa Pandemi Covid-19"





Welcome to Thank's