Akankah Destinasi Wisata ke Mars Terwujud di Masa Depan - Tanamonews.com
  • Breaking News

    Akankah Destinasi Wisata ke Mars Terwujud di Masa Depan


    Tanamonews.com | Destinasi wisata di Mars saat ini tengah ramai diperbincangkan. Sebenarnya bahasan ini muncul sejak Mars digadang-gadang bisa layak huni dan menggantikan Bumi dalam menunjang kehidupan.

    Disebut layak huni karena Mars mempunyai hari-hari dan bahkan musim yang sangat mirip dengan planet yang kita tinggali ini.

    Jika meninjau lebih jauh, planet Merah ini memiliki periode rotasi sekaligus kemiringan sumbu rotasi yang menyerupai Bumi.

    Destinasi Wisata di Mars

    Jika nantinya planet Mars memang bisa ditinggali, berikut beberapa calon destinasi masa depan yang sebaiknya anda kunjungi.

    Bukit Hantu

    Salah satu calon wisata masa depan di planet Mars yang memiliki daya tarik tersendiri yaitu Bukit Hantu. Destinasi wisata yang satu ini begitu unik.

    Bukit Hantu ini masih menunjukkan air yang tak bisa ditemukan di wilayah lainnya. Seperti yang kita tahu, pembentukan wilayah Mars saat ini dipengaruhi oleh angin.

    Sementara air yang ada di planet ini sudah menguap dikarenakan atmosfernya yang menipis. Masih ditemukannya air di Bukit Hantu tentu saja mengundang rasa penasaran untuk melihatnya secara langsung.

    Destinasi wisata di Mars ini sendiri berperan penting sebagai penahan bukit pasir yang tingginya mencapai puluhan meter. Bukit ini dibanjiri dengan air atau lava dengan kondisi puncaknya yang terkikis.

    Selain Bukit Hantu, Medusae Fossae juga diperkirakan bakal menjadi calon wisata di Mars. Mengapa demikian? Karena Medusae Fossae seringkali dikait-kaitkan sebagai tempat persembunyian UFO.

    Setidaknya hal tersebut yang sering diperkirakan oleh beberapa orang pemburu alien. Selain anggapan tersebut, daya tarik Medusae Fossae juga diperlihatkan dari penampakannya.

    Medusae Fossae sendiri berupa deposit vulkanik yang ukurannya raksasa. Disebut raksasa karena ukurannya bisa mencapai seperlima ukuran Amerika Serikat.

    Jika memang nantinya bisa dikunjungi, kita dapat menemukan formasi batuan yang begitu memanjakan mata. Batuan ini terbentuk karena letusan gunung berapi yang diyakini terjadi sekitar 500 juta tahun silam.

    Seiring berjalannya waktu, angin memahat bebatuan tersebut. Meski begitu, proses pembentukan destinasi wisata di Mars ini masih membutuhkan penelitian yang lebih lanjut guna memastikannya.

    Olympus Mons

    Olympus Mons juga diperkirakan akan menjadi tujuan wisata di masa depan apabila planet Mars memang bisa dihuni nantinya.

    Calon destinasi wisata ini berupa gunung berapi perisai raksasa yang sangat ekstrem di tata surya. Gunung ini memiliki ketinggian 25 kilometer.

    Dengan ukuran tersebut, tinggi Olympus Mons hampir sebanding dengan tiga kali tinggi Gunung Everest yang ada di Bumi. Dimana gunung Gunung Everest ini memiliki ketinggian 8,9 km.

    Mengenai lokasinya, destinasi wisata di Mars ini bisa ditemukan di kawasan vulkanik Tharsis dengan kemiringan hanya 5%. Hal ini membuatnya bisa dengan mudah didaki di masa depan.

    Valles Marineris

    Selain gunung berapi, planet Merah ini juga mempunyai ngarai raksasa. Ngarai ini juga menjadi calon destinasi wisata yang bisa dikunjungi penjelajah masa depan.

    Adapun ngarai yang dimaksud adalah Valles Marineris. Ngarai ini memiliki panjang mencapai 3.000 kilometer. Dengan ukuran tersebut, Valles Marineris nyaris sebanding dengan 4 kali panjang Grand Canyon yang ada di Bumi.

    Seperti yang kita tahu, Grand Canyon memiliki panjang sekitar 800 kilometer. Bisa dibayangkan sendiri betapa menakjubkannya calon destinasi wisata di Mars ini.

    Kawah Gale dan Gunung Sharp

    Pada tahun 2012, rover Curiosity mendarat di wilayah ini. Sejak saat itu, kawasan ini langsung mencuri perhatian publik. Bahkan diperkirakan akan menjadi destinasi wisata di masa depan.

    Bukan hanya bersejarah, Kawah Gale dan Gunung Sharp ini juga memiliki daya tarik tersendiri. Diketahui bahwa wilayah ini dulunya pernah ada air.

    Selain air, di wilayah ini juga pernah ditemukan molekul organik. Dimana molekul ini ada di dalam batuan yang umurnya 3,5 miliar tahun.

    Semakin berpotensi menjadi destinasi wisata karena juga ada penemuan metana. Metana ini diproduksi oleh mikroba dan beragam fenomena geologis lainnya.

    Banyaknya keistimewaan yang dimiliki Kawah Gale dan Gunung Sharp tentunya mampu menarik perhatian publik untuk mengunjunginya.

    Beragam calon destinasi wisata di Mars diatas memiliki daya tarik tersendiri. Namun apakah Mars memang bisa menunjang kehidupan atau tidak, tentu masih butuh penelitian yang lebih mendalam. (IN-R10/HR-Online)

    Tidak ada komentar

    Selamat datang di Portal Berita www.tanamonews.com : Legalitas perusahaan media SIUP. No. SK 0075/03.07/MK/SIUP/V/2017-TDP. No. : 03.07.3.58.05437-IG. No. SK : 1078/IG-NI/DPMPTSP/V/2017 - NPWP. Badan : S-4488KT/WPJ.27/KP.0403/2017 - Diskominfo : 555.166/Diskominfo/IV-2017-Surat Domisili : 470/44/APK-IV/2017. Bank Nagari : 2100.0210.45535-821039217 dan BRI : 5466-01-017035-53-8 a/n Pt. Tanamo Media Inter Pers, atas nama segenap redaksi dan Pimpinan Pt. Tanamo Media Inter Pers, mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner, Pendiri dan Direksi : Indra Afriadi dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza