Ticker

6/recent/ticker-posts

Gubernur - Wakil Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi - Audy Joinaldy Resmi Dilantik Presiden Jokowi


TanamonewsJAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini, melantik tiga pasangan gubernur dan wakil gubernur masa jabatan 2021 - 2024 di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Hal tersebut telah disampaikan langsung oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat dikonfirmasi awak media, Kamis (25/2/2021). "Memang betul ada tiga gubernur yang dilantik hari ini" kata Heru.

Ketiga pasang kepala daerah yang akan dilantik oleh Jokowi telah terpilih dalam Pilkada 2020. Adapun diantaranya Gubernur - Wakil Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi - Audy Joinaldy.

Pelantikan itu dilakukan dalam pengambilan sumpah jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2021 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Kepri dan Bengkulu. 


Kepastian pelantikan tersebut sudah diterima oleh Pemprov Sumbar, Rabu (24/2). Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Dikominfo) Sumbar, Jasman Rizal membenarkan hal itu.

Menurut Jasman, untuk pelantikan tersebut pejabat Pemprov Sumbar tidak ada yang diundang. Undangan hanya diberikan pada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar terpilih beserta isteri. 

Ditambah dengan Ketua DPRD Sumbar. “Sekarang Penjabat Gubernur Sumbar sudah berangkat ke Jakarta untuk persiapan pelantikan gubernur dan wakil Gubernur Sumbar terpilih,” ujar Jasman.

Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy sendiri ditambahkan Jasman juga sudah menuju Jakarta untuk persiapan pelantik.

Sebelumnya, KPU Sumbar dan DPRD sudah menetapkan Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy pemenang Pilgub Sumbar 2020.  Pasangan diusung koalisi PKS dan PPP ini meraih sebanyak 726.853 suara. 

KPU Sumbar sudah menetapkan kemenangan pasangan ini lewat rapat pleno. Terakhir, DPRD Sumbar sudah melaksanakan rapat paripurna yang mengesahkan Mahyeldi dan Audy sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.


Prosesi pelantikan ini, ditayangkan secara live streaming di channel youtube Sekretariat Presiden, diawali dengan pengambilan petikan Keputusan Presiden di hadapan Presiden Jokowi, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin, dan Mendagri Tito Karnavian, di Ruang Kredensial Istana Merdeka.

Presiden Jokowi mengambil sumpah tiga pasang gubernur-wakil gubernur tersebut didampingi rohaniawan. "Sebelum dilantik, saya akan bertanya, apakah saudara-saudara beragama Islam?", tanya Presiden Jokowi. Seluruh prosesi yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, juga dihadiri Menkopolhukam Mahfud Md dan Mensesneg Pramono Anung.

Usai tiga pasang gubernur-wakil gubernur mengambil petikan Keppres itu, mereka mengikuti prosesi kirab mengiringi presiden dan wapres serta Mendagri dari Istana Merdeka menuju Istana Negara. Rombongan diikuti pula oleh empat orang anggota Paspampres.

"Mengesahkan pengangkatan Mahyeldi dan Audy Joinaldy sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar," ujar Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sektretariat Negara, Nanik Purwanti saat membacakan surat keputusan sebagaimana disiarkan YouTube Sekretariat Negara.


Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar, setelah dilantik dan diambil sumpahnya oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, sekira pukul 10.4 Wib. Usai diambil sumpah, dilanjutkan ucapan selamat dan foto bersama. Diakhiri dengan pernyataan pers dari masing-masing gubernur-wakil gubernur.

Warga Sumatera Barat resmi memiliki Gubernur baru hasil pilgub Sumbar 2020 yaitu pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldy. Dalam pernyataan pers "Insyaallaah dalam 100 hari, kita akan fokus pada RPJMD dan penanganan Covid-19 untuk pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat. 

Kemudahan modal usaha 590 ribu UMKM yang ada di Sumbar," ujar Mahyeldi, didampingi Audy Joinaldi saat memberikan keterangan pers beberapa saat usai dilantik oleh Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara.

Penguatan Ekonomi Masyarakat Jadi Perhatian Gubernur Sumbar yang Baru Penanganan Covid-19 serta penguatan ekonomi akan menjadi diantara perhatian utama pasangan kepala daerah Sumatera Barat (Sumbar) yang baru, yakni pasangan Mahyeldi dan Audy Joinaldi dalam periode kepemimpinannya.

Tidak itu saja, Mahyeldi juga menyinggung soal kepariwisataan sebagai penggerak perekonomian masyarakat Sumbar. Termasuk juga pengembangan sektor pertanian, peternakan dan kelautan perikanan.

"Kita juga concern pada kearifan lokal di Sumatera Barat berupa adat bersandi syarak, syarak bersandi kitabullah, lalu juga pariwisata tentunya dan pemantapan dunia pendidikan. 


Dengan dukungan Presiden serta kementerian lembaga instansi di pusat, DPR, DPRD serta seluruh masyarakat, kita berharap visi misi ini bisa berjalan dengan sebaik-baiknya," tambah Mahyeldi.

Sementara itu, lebih lanjut terkait pengembangan pariwisata Sumbar, Sekretaris Tim Relawan Pemenangan Mahyeldi Audy, yang juga merupakan Ketua Asosiasi Sales Travel Indonesia (ASATI) Sumbar Elvis Kashmir, menyebut pengembangan pariwisata akan lebih menitikberatkan pada pariwisata berbasis ekonomi dan budaya lokal, termasuk komunitas-komunitas.

Harus benar-benar membuktikan mampu menjalankan amanah yang telah diberikan Allah ini. Para Gubernur dan Wakil Gubernur ini merupakan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada 2020 lalu.

Menurut Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Padang Amrizal Rengganis saat dihubungi, Rabu (24/2). Selain pelantikan Gubernur Sumbar juga diadakan pelantikan Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat.

Ketua TP PKK Sumbar Ny Harneli Bahar akan dilantik oleh Ketua Umum TP-PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian di Sasana Bakhti Praja, Jakarta.


Mahyeldi merupakan Gubernur Sumbar ketiga yang terpilih sejak pilkada Gubernur dilaksanakan secara langsung pada 2005.

Sebelumnya pada Pilgub Sumbar 2005 terpilih pasangan Gamawan Fauzi-Marlis Rahman, Pilgub Sumbar 2010 Irwan Prayitno-Muslim Kasim dan Pilgub Sumbar 2015 Irwan Prayitno-Nasrul Abit.

Mahyeldi lahir di Bukittinggi, Sumbar pada 25 Desember 1966. Alumni Fakultas Pertanian Unand tersebut memulai karir politiknya sebagai Ketua DPW PKS Sumbar.

Pada pemilu 2004 ia terpilih sebagai Wakil Ketua DPRD Sumbar periode 2004-2009. Setelah itu Mahyeldi dipinang oleh Fauzi Bahar maju pada Pilkada Padang 2009 dan terpilih sebagai Wakil Wali Kota Padang 2009-2014.

Usai menjalani jabatan Wakil Wali Kota Padang satu periode Mahyeldi kemudian maju di Pilkada Kota Padang dan terpilih sebagai Wali Kota Padang periode 2014-2019 berpasangan dengan Emzalmi.

Kemudian Mahyeldi kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Padang pada Pilkada Padang 2018 dan terpilih sebagai pemenang untuk masa jabatan 2019-2024 bersama wakilnya Hendri Septa.


Pada Pilgub Sumbar 2020, ia memutukan maju bersama Audy Joinaldy dan terpilih sebagai pemenang. Sementara Wakil Gubernur Sumbar terpilih Audy Joinaldy lahir di Jakarta pada 16 Mei 1983.

Audy merupakan pengusaha muda pemilik Perkasa Grup yang bergerak di bidang perunggasan dan pertanian dengan fokus usaha di Indonesia timur termasuk Nusa Tenggara Barat.

Lulusan Fakultas Peternakan IPB itu memiliki enam gelar akademik yaitu S.Pt, M.Sc, M.M, IPM dan ASEAN. Eng dan saat ini, sedang melanjutkan pendidikan Doktor di Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).

Audy memperoleh gelar Sarjana Peternakan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 2005 dan Master of Science di Wageningen Universiteit Belanda dalam bidang Major Food Quality Management Minor Animal Nutrition pada 2007, sedangkan gelar Magister Manajemen Ia dapatkan dari Universitas Hasanuddin Makassar pada 2011.

Ia juga mendapatkan gelar Insinyur dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2019 dan pada tahun yang sama mendapat gelar IPM dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) serta gelar ASEAN. Eng dari Asean Federation Engineering Association (AFEO) pada 2019. (Hms-Sumbar).

Posting Komentar

0 Komentar

"Upaya Pemprov Sumbar Membangkitkan Ekonomi dimasa Pandemi Covid-19"





Welcome to Thank's