Ticker

6/recent/ticker-posts

Gelar Buka Bersama, DPRD Siap Bantu Program PMI Kota Solok

TANAMONEWS | SOLOK - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Solok menggelar Buka Bersama di Markas PMI Kota Solok. Selain menjalin semangat kebersamaan, kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan sosialisasi program siap untuk selamat, sebagai upaya mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi bencana, Kamis (29/4).

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua PMI Kota Solok, Yutris Can, Sekretaris PMI Roni Daniel, Wakil Ketua DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng, Anggota DPRD Kota Solok Rusdi Saleh, Ketua KONI Kota Solok Nofrizal, Ketua KONI Kabupaten Solok Rudi Horizon, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok Iklas, Mitra Strategis, Pengurus PMI, Markas, UDD, Korps Sukarela (KSR) Markas, Sibat IX, Calon KSR, PMI dan undangan lainnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Solok Efriyon Coneng yang didampingi Anggota DPRD Kota Solok Rusdi Saleh, mengaku takjub dengan keberadaan para relawan PMI Kota Solok yang selalu siap siaga dan tanpa pamrih dalam menjalankan berbagai misi kemanusiaan.

Atas alasan itu, pihaknya siap mendukung program-program PMI Kota Solok. Menurutnya sebagai organisasi nirlaba, PMI merupakan sebuah elemen yang senantiasa dibutuhkan oleh masyarakat. Terutama dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

“Hal ini merupakan ladang amal dan pengabdian sebagai sesama manusia. Namun kami akan senantiasa berkoordinasi dengan Pemko Solok dan Forkopimda dalam mendukung keberadaan PMI dalam misi kemanusiaan dan kebencanaan di Kota Solok,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Kota Solok Rusdi Saleh, yang juga perwakilan Yayasan Darianis Yatim, menegaskan bahwa Yayasan Darianis Yatim akan senantiasa menjadi mitra strategis dan mendukung program yang telah dilakukan PMI Kota Solok selama ini. Menurutnya apa yang dilakukan para pengurus, anggota, relawan dan mitra strategis, membuktikan bahwa banyak hal yang bisa dilakukan untuk masyarakat tanpa berharap imbalan.

“Keberadaan organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan harus mendapat dukungan dari seluruh pihak. Karena itu, kita harus secara bersama-sama mendukung hal ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Solok Yutris Can menyatakan, PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan senantiasa bekerja sama dengan seluruh pihak, terutama tokoh-tokoh masyarakat yang menjadi mitra strategis dalam mengemban amanah.

Atas alasan itu Yutris Can mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap para relawan yang memiliki keteguhan hati dalam misi penanggulangan kebencanaan. Seperti salah satu prinsip kemanusiaan, setetes darah untuk kemanusiaan, sehingga bisa bekerja dengan sukarela dan penuh pengabdian.

“Para relawan PMI Kota Solok senantiasa bekerja dengan sukarela dalam melayani misi-misi kemanusiaan. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih terhadap apa yang telah dilakukan mudah-mudahan ini menjadi ladang amal bagi kita semua,” ujarnya.

“Sebagai Daerah yang rawan akan bencana, sangat perlu untuk sosialisasi untuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana harus digencarkan kepada masyarakat, terutama kesiapan diri dalam menghadapi bencana yang akan terjadi,” kata Yutris Can.

“Melalui program siap untuk selamat ini maka PMI Kota Solok bersama relawan dan mitra strategis akan terus menyosialisasikan berbagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana kepada masyarakat,” Sambungnya.

Ia menyebutkan, meski dengan segala keterbatasan, para relawan PMI Kota Solok diharapkan tetap teguh menjadi pahlawan kemanusiaan. PMI Kota Solok menurutnya, selalu siaga 24 jam melayani secara maksimal. Berkat dukungan dan bantuan dari seluruh elemen masyarakat.

“PMI Kota Solok selama ini selalu bergandengan tangan dengan semua elemen, seperti BPBD, Tagana dan mitra strategis lainnya. Terus bangun kekompakan dan silaturahmi. Kemudian tertib organisasi, taat aturan dan teguh dalam misi kemanusiaan,” ujarnya.

Yutris Can menambahkan, PMI memiliki misi khusus dalam kemanusiaan. Jika tidak di back-up, maka akan sulit menjalankan misi kemanusiaan. PMI kata dia, berbeda dengan organisasi lainnya. Meski sebagai korps sukarela, tak bisa dipungkiri, kebutuhan PMI juga besar dalam hal anggaran untuk menopang berbagai misi kemanusiaan.

“Seperti halnya Unit Donor Darah (UDD) yang selalu siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. Peralatan seperti kantong darah dan peralatan lainnya tersebut harus tetap tersedia,” jelasnya. (HR)

Posting Komentar

0 Komentar

"Upaya Pemprov Sumbar Membangkitkan Ekonomi dimasa Pandemi Covid-19"



Welcome to Thank's