Ticker

6/recent/ticker-posts

Rekam Jejak Letkol Inf Toni Setyo Widodo Dandim Nagan Raya, Pernah Danramil Daerah Konflik di Yonif 731/KBR

TANAMONEWS.COM - Nagan Raya | Tongkat komando Kodim 0116 Nagan Raya telah beralih dari Letkol Inf Guruh Tjahyono, S.I.P., M.i.Pol, kepada Letkol Inf Tony Setyo Widodo.

Dandim baru tentu akan melanjutkan tongkat estafet dari Dandim lama, penanganan Pandemi Covid-19 tentu akan menjadi fokus ke depan bagi Letkol Inf Tony Setyo Widodo.

Seperti diketahui, Letkol Inf Tony Setyo Widodo resmi menjabat sebagai Komandan Kodim 0116/Nagan raya,  Kamis (28/10/2021) kemarin.

Pria kelahiran Kediri,14 Mei 1980 ini sebelumnya juga bertugas di Aceh sebagai Komandan Yonif 117/KY Jantho semenjak Juli 2020.

Lulusan Akmil tahun 2002 ini mengatakan, dalam hal penanganan pandemi Covid-19 di Kota Nagan raya ada beberapa amanat baik dari Danrem 012 Teuku Umar, maupun dari Gubernur Aceh, Bupati Nagan Raya dan Dandim 0116 Nagan Raya  sebelumnya.

Saat ini ia mengakui sudah mulai mempelajari semua data yang ada terkait tugas yang akan dijalankan ke depannya.

“Khususnya di wilayah ini, melanjutkan tugas komandan yang lama selaku Wakil Komandan Satgas Covid-19 di Kabupaten Nagan Raya,” ujarnya.

Dalam hal ini pihaknya akan tetap bersinergi dengan stakeholder yang ada untuk sama-sama memerangi pandemi Covid-19 saat ini.

Toni berharap ke depannya lebih baik lagi. “Sehingga bisa ditekan penularannya. Dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal,” ungkapan

Dalam berkomunikasi, sinergitas dan koordinasi, pihaknya dalam hal ini akan melanjutkan yang selama ini sudah dilakukan dan sudah terjalin di periode komandan Kodim 0116 Nagan Raya sebelumnya.

“Itu yang akan kita coba lanjutkan. Memang namanya saya selaku pejabat dan warga baru, tentu saya akan belajar permasalahan dulu. Apa yang mungkin saya lanjutkan, apa yang akan saya lakukan nanti, mudahan dalam waktu beberapa minggu ini saya bisa mengambil langkah atau kebijakan,” ujar suami dari Ria Rawal Andika ini.

Ia melanjutkan, adapun langkah atau kebijakan akan diputuskan dalam beberapa pekan ke depan.

Apakah akan melanjutkan kebijakan di periode sebelumnya atau mungkin membuat satu terobosan dan inovasi baru yang bisa melengkapi berbagai program yang sudah berjalan sebelumnya.

“Saya rasa apa yang sudah dilakukan oleh Satgas saat ini khususnya di jajaran forkopimda sangat baik,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, berbicara penanggulangan Covid-19 itu ada tiga hal yang harus dipahami. Pertama menjaga protokol kesehatan, kedua herd immunity dan ketiga penerapan pembatasan.

Meski sebelumnya, ia juga sudah pernah memiliki pengalaman di wilayah teritorial.

“Saya 2003 dapat perintah jadi komandan koramil. Insya Allah sudah dapat gambaran bertugas di teritorial seperti apa, di Batalyon seperti apa,” ujarnya.

Lebih jauh sebelum bertugas di Yonif 731/Kabaresi, ia ditugaskan menjadi Danramil Danramil1702-02 Kiwirog, lokasinya sendiri tepat berada di daerah Kabupaten Jayawijaya Papua perbatasan dan daerah konflik.

“Saat selesai Akmil, langsung dapat tugas di komando kewilayahan sebagai Danramil Danramil1702-02 Kiwirog,” ujarnya.

Lokasinya sendiri jika dilihat di peta berada di ujung timur Indonesia. Perjalanan dari Wamena  ke lokasi Koramil membutuhkan waktu lama.

“Tanpa listrik tanpa sinyal. Tapi saat itu kami masih bujang, enjoy saja,” ujarnya.

Selanjutnya, kurang lebih setahun bertugas sebagai Danramil1702-02 kiwirog, ia mendapatkan surat perintah menjabat sebagai Pama Yonif 731/Kabaresi tepatnya Kecamatan Waipo,Masohi,Maluku Tengah, Maluku.

“Kami kembali ikuti pendidikan Selapa” ujarnya.

Selanjutnya selama kurang lebih 10 tahun ia bertugas di Yonif 731/Kabaresi dengan berbagai tugas baru sebagai Kasi pers brigif 16/WY

Dan ini menjadi kali pertama dirinya kembali ditugaskan menjabat sebagai Dandim 0116 Nagan Raya.

“Jabatan yang kami emban adalah amanah, kepercayaan dan tantangan. Karena harus melanjutkan tongkat komando, tongkat estafet dari komandan sebelumnya yang sudah sangat baik,” bebernya.

Ini menjadi motivasi bagi dirinya dan bisa melanjutkan kembali sesuai arahan dan pesan yang diamanahkan dari pimpinan baik dari Gubernur Aceh dan Danrem 012 Teuku Umar.

“Mohon izin, mohon doa restu kepada kami, agar dapat melaksanakan tugas sesuai tujuan yang diharapkan pimpinan dan komando atas agar bisa bersinergi,” jelasnya.

Ia juga mengakui sudah berkomunikasi dan berbincang ringan dengan Bupati Nagan Raya dan jajaran forkopimda.

Ia menilai hubungan yang sudah terjadi dengan pemerintah dan forkopimda sudah sangat cukup baik.

“Ini yang perlu dipertahankan. Jangan kendor, harapannya semua bisa saling melengkapi, saling support satu sama lain,” pungkasnya.*

Posting Komentar

0 Komentar

"PROMOSIKAN KEGIATAN DAN USAHA ANDA DISINI"



Welcome to Thank's